
Potret mahasiswa Konsentrasi Ilmu Jurnalistik IISIP Jakarta yang berkesempatan mengikuti Program Magang Industri di jaringbisnis.com. Foto: Claranty Fatiha Rahman
JAKARTA, IISIP – Program Magang Industri berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) menjadi sarana bagi mahasiswa Konsentrasi Ilmu Jurnalistik Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (IISIP Jakarta) untuk mengembangkan kompetensi profesional di dunia media. Melalui program tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman kerja secara langsung di perusahaan media sekaligus mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari selama perkuliahan.
Baca Juga:
“Konsentrasi Ilmu Jurnalistik IISIP Jakarta, Pilihan Tepat Cetak Jurnalis Profesional di Era Media Digital” https://iisip.ac.id/index.php/2026/05/25/konsentrasi-ilmu-jurnalistik-iisip-jakarta-pilihan-tepat-cetak-jurnalis-profesional-di-era-media-digital/
Salah satu mahasiswa yang mengikuti Program Magang Industri adalah Claranty Fatiha Rahman yang menjalani magang di jaringbisnis.com.
Claranty menjelaskan bahwa dirinya dipercaya untuk menempati posisi sebagai divisi redaksi dengan tanggung jawab yang mencakup berbagai tahapan produksi berita, mulai dari proses riset, peliputan, wawancara, penulisan berita, media monitoring, hingga membantu produksi konten video dan media sosial.
“Selama magang saya ditempatkan di divisi redaksi jaringbisnis.com. Saya terlibat dalam proses produksi berita, mulai dari riset, peliputan, wawancara, penulisan berita, media monitoring, hingga membantu produksi konten video dan media sosial,” ujarnya.
Menurut Claranty, keinginannya untuk memahami dunia media digital menjadi alasan utama memilih jaringbisnis.com sebagai tempat magang. Ia menilai media tersebut tidak hanya menyajikan informasi bisnis, tetapi juga berbagai isu lain yang memberikan kesempatan belajar lebih luas.
“Saya memilih jaringbisnis.com karena ingin mendapatkan pengalaman langsung di media digital. Selain berfokus pada pemberitaan bisnis, media ini juga mengangkat isu nasional, olahraga, lifestyle, dan kesehatan sehingga saya bisa mempelajari proses kerja redaksi secara lebih luas,” katanya.
Selama menjalani magang, Claranty mengaku memperoleh pengalaman yang beragam dalam kegiatan jurnalistik sehari-hari. Ia mengikuti rapat redaksi, melakukan riset berita, media monitoring, peliputan, wawancara narasumber, penulisan berita, dokumentasi foto dan video, hingga membantu proses penyuntingan video.
Selain itu, ia juga terlibat dalam pembuatan template konten media sosial serta bumper pembuka untuk video berita. Pengalaman tersebut membuatnya memahami bahwa pekerjaan di media digital menuntut kemampuan multi tugas dan kolaborasi antar tim.
Claranty juga menilai materi yang diperoleh selama kuliah sangat membantu ketika menjalani Program Magang Industri. Sejumlah mata kuliah memberikan bekal yang relevan sehingga proses adaptasi di dunia kerja dapat berlangsung lebih mudah.
“Sangat berguna. Mostly semua mata kuliah jurnalistik bermanfaat. Terutama mata kuliah yang paling membantu adalah Dasar-Dasar Jurnalistik, Penulisan Berita, Feature dan Fotografi Jurnalistik. Mata kuliah tersebut menjadi bekal ketika melakukan peliputan, menyusun berita, dan bekerja sesuai kaidah jurnalistik,” ungkapnya.
Selain menerapkan ilmu yang telah dipelajari di kampus, Claranty juga memperoleh berbagai keterampilan baru selama magang. Ia belajar melakukan media monitoring secara profesional, memahami alur kerja media digital, membuat konten media sosial, melakukan penyuntingan video sederhana, hingga bekerja dengan target dan tenggat waktu yang ketat.
Bagi Claranty, Program Magang Industri memberikan manfaat yang sangat besar bagi mahasiswa Jurnalistik IISIP Jakarta. Program tersebut tidak hanya memperkuat kemampuan teknis, tetapi juga membentuk kesiapan mental untuk bekerja di industri media.
“Program Magang Industri sangat bermanfaat karena memberikan pengalaman kerja nyata yang tidak bisa diperoleh hanya dari perkuliahan. Mahasiswa dapat memahami budaya kerja media, mengembangkan keterampilan jurnalistik, meningkatkan rasa percaya diri, dan lebih siap menghadapi kebutuhan industri media,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa pengalaman selama magang membuat dirinya lebih siap menghadapi dunia kerja setelah lulus. Berbagai tantangan yang dihadapi selama menjalani magang menjadi proses pembelajaran yang berharga untuk meningkatkan profesionalisme.
Claranty juga berpesan kepada mahasiswa IISIP Jakarta yang akan mengikuti Program Magang Industri pada semester berikutnya. Ia mendorong mahasiswa agar mempersiapkan diri sejak awal dan memanfaatkan kesempatan magang untuk terus belajar.
“Jangan malu untuk bertanya dan jangan takut mencoba hal baru. Sebelum magang, siapkan dulu dasar-dasar jurnalistik yang sudah dipelajari di kampus. Selama magang, usahakan aktif, disiplin, dan terbuka dengan masukan dari mentor. Karena dari situ kita justru banyak belajar dan dapat pengalaman yang berguna untuk dunia kerja,” pungkasnya. (Muhamad Farhan)







