Ketua Konsentrasi Ilmu Jurnalistik IISIP Jakarta: Jadikan Magang Industri sebagai Langkah Membangun Karier Profesional

Potret Gereishah Siregar dan Saskiana Faramitha mahasiswa magang industri Konsentrasi Ilmu Jurnalistik IISIP Jakarta di Urgenz.id, melakukan foto bersama tim Urgenz.id. Foto: Gereishah Siregar

JAKARTA, IISIP – Program Magang Industri tidak hanya menjadi bagian dari proses akademik, tetapi juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa diharapkan mampu membangun kompetensi, karakter profesional, serta jaringan yang bermanfaat bagi karier di masa depan.

Baca Juga:

“Konsentrasi Ilmu Jurnalistik IISIP Jakarta, Pilihan Tepat Cetak Jurnalis Profesional di Era Media Digital” https://iisip.ac.id/index.php/2026/05/25/konsentrasi-ilmu-jurnalistik-iisip-jakarta-pilihan-tepat-cetak-jurnalis-profesional-di-era-media-digital/

Ketua Konsentrasi Ilmu Jurnalistik IISIP Jakarta Rohmadtika Dita, S.Sos., M.Si., mengajak mahasiswa memanfaatkan program magang industri sebagai ruang belajar yang sesungguhnya. Menurutnya, pengalaman bekerja secara langsung akan memberikan banyak pelajaran yang tidak selalu diperoleh di ruang kelas.

“Harapan saya, mahasiswa dapat memandang program magang bukan hanya sebagai mata kuliah yang harus diselesaikan untuk memenuhi syarat akademik, tetapi sebagai kesempatan untuk belajar secara langsung dari dunia kerja,” ungkap Rohmadtika Dita. 

Dita juga berpesan kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan program magang agar terus meningkatkan kompetensi dan menjaga hubungan baik dengan instansi tempat mereka belajar. Menurutnya, relasi profesional yang dibangun selama magang dapat menjadi peluang karier pada masa mendatang.

“Jadikan setiap masukan dari mentor di tempat magang sebagai proses pembelajaran yang berharga dan tetap jaga hubungan baik dengan instansi tempat magang karena jaringan profesional yang dibangun hari ini dapat membuka peluang karier di masa depan,” katanya. 

Sementara bagi mahasiswa yang akan menjalani magang, ia mengingatkan pentingnya memiliki inisiatif, disiplin, tanggung jawab, serta kemauan belajar. Selain kemampuan teknis jurnalistik, mahasiswa juga dituntut mampu berkolaborasi, berpikir kritis, serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi media.

“Pada akhirnya, saya berharap seluruh mahasiswa Konsentrasi Ilmu Jurnalistik IISIP Jakarta dapat menjadi lulusan yang kompeten, berintegritas, menjunjung tinggi etika profesi jurnalistik, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi industri media dan masyarakat,” katanya. 

Melalui Program Magang Industri, IISIP Jakarta terus berupaya untuk menghasilkan lulusan yang siap memasuki dunia kerja. Sinergi antara pembelajaran di kampus dengan pengalaman langsung di industri diharapkan mampu mencetak jurnalis yang profesional, adaptif, dan berdaya saing tinggi.(Muhamad Farhan)