Sidang Magang Industri IISIP Jakarta: Mahasiswa Jurnalistik Bagikan Pengalaman Profesional di Media Digital

Potret mahasiswa Konsentrasi Ilmu Jurnalistik IISIP Jakarta Gereishah Siregar yang berkesempatan melakukan Program Magang Industri di Urgenz.id, dan melaksanakan kegiatan peliputan di lapangan. Foto: Gereishah Siregar

JAKARTA, IISIP – Sejumlah mahasiswa Konsentrasi Ilmu Jurnalistik Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta, melaksanakan sidang pelaporan Program Magang Industri Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 secara daring melalui Google Meeting pada Selasa, (7/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi akhir mahasiswa setelah menyelesaikan program magang industri berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Baca Juga: 

“Konsentrasi Ilmu Jurnalistik IISIP Jakarta, Pilihan Tepat Cetak Jurnalis Profesional di Era Media Digital” https://iisip.ac.id/index.php/2026/05/25/konsentrasi-ilmu-jurnalistik-iisip-jakarta-pilihan-tepat-cetak-jurnalis-profesional-di-era-media-digital/

Program Magang Industri berbasis MBKM telah diterapkan IISIP Jakarta sejak 2020, sebagai bentuk upaya Kampus Tercinta dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja. Melalui kerja sama dengan berbagai mitra industri, mahasiswa Konsentrasi Jurnalistik IISIP Jakarta dapat memperoleh kesempatan mengembangkan kompetensi profesional melalui pengalaman kerja secara langsung.

Hingga saat ini, IISIP Jakarta telah menjalin kerja sama lebih dari lima mitra magang di bidang jurnalistik. Salah satu mitra tersebut adalah Urgenz.id, media digital yang menjadi tempat pelaksanaan Program Magang Industri mahasiswa Konsentrasi Ilmu Jurnalistik yakni Gereishah Siregar dan Saskiana Faramitha.

Saat sidang laporan magang berlangsung, kedua mahasiswa memaparkan berbagai pengalaman dan capaian selama menjalani magang di Urgenz.id. Mereka tidak hanya menjalankan tugas sebagai reporter media online, tetapi juga terlibat dalam produksi konten digital, peliputan berbagai kegiatan, hingga program edukasi jurnalistik di sekolah.

“Saya ini ditempatkan di Urgenz.id, jadi perusahaan ini merupakan media yang bergerak di bidang media digital yang sudah berdiri sejak 2024 di bawah naungan PT Garis Kreatif,” ujar Gereishah Siregar.

Gereishah menjelaskan bahwa dirinya kembali dipercaya menjalani Program Magang Industri II di perusahaan yang sama. Kesempatan tersebut memberikan ruang baginya untuk memperdalam kemampuan jurnalistik sekaligus memahami proses kerja media digital secara lebih komprehensif.

“Saya sendiri ditugaskan sama seperti ketika melakukan magang pertama yaitu di Urgenz.id, yang berfokus pada pembuatan artikel dan konten media sosial. Kemudian saya juga terlibat dalam berbagai kegiatan peliputan selama menjalani program ini, seperti festival musik, kegiatan keagamaan, sampai ke workshop”, jelasnya. 

Selain menjalankan tugas jurnalistik, Gereishah juga memperoleh pengalaman sebagai mentor siswa sekolah menengah, dalam kegiatan ekstrakurikuler. Pengalaman tersebut menjadi nilai tambah dalam meningkatkan kemampuan komunikasi dan berbagi pengetahuan kepada generasi muda.

“Saya juga diberikan kesempatan dalam memberikan edukasi seputar dunia jurnalistik pada program ekstrakurikuler yang ada di SMAN 3 Jakarta”, kata Gereishah. 

Tidak hanya bertugas di lapangan, Gereishah juga dilibatkan dalam proses perencanaan redaksi. Keterlibatan tersebut memberikan pemahaman mengenai strategi penyusunan agenda pemberitaan dan evaluasi kerja media.

“Selain menulis berita, saya juga terkadang sering mengikuti rapat redaksi yang dilaksanakan di setiap bulan, hal ini dilakukan untuk mengatur timeline dan evaluasi dalam perencanaan kedepannya”, ucapnya.

Mahasiswa Konsentrasi Ilmu Jurnalistik IISIP Jakarta Gereishah Siregar dan Saskiana Faramitha, melakukan foto bersama tim Urgenz.id. Foto Gereishah Siregar

Sementara itu, Saskiana Faramitha menyampaikan bahwa selama menjalani magang dirinya mendapatkan pengalaman kerja yang beragam sesuai kebutuhan perusahaan. Berbagai penugasan tersebut membuatnya mampu mengembangkan keterampilan jurnalistik secara menyeluruh.

“Saya menjalani beberapa pekerjaan yang berbeda-beda dari berbagai penugasan, mulai dari menjadi reporter media online untuk pembuatan berita atau artikel, kemudian pelaksanaan produksi untuk konten YouTube, hingga menjadi mentor dalam ekstrakurikuler di SMAN 3 Jakarta,” jelas Saskia saat memaparkan laporan hasil magangnya. 

Menurut Saskia, sebagian besar dirinya lebih sering menyelesaikan pekerjaannya yang dilakukan secara langsung di lapangan. Bagi Saskia, pengalaman ini dapat memberikan pemahaman mengenai alur kerja liputan, mulai dari persiapan hingga proses publikasi konten.

“Selama saya melakukan magang di Urgenz.id, saya lebih banyak melaksanakan liputan langsung di lapangan, mulai dari berkomunikasi dengan Person in Charge (PIC) pada saat event, wawancara, mengambil gambar video sebagai bahan konten, hingga mempublikasikan konten dari hasil selama meliput,” katanya. 

Mentor Urgenz.id Irfan, memberikan apresiasi terhadap kinerja kedua mahasiswa IISIP Jakarta selama mengikuti Program Magang Industri. Menurutnya, semangat belajar dan etos kerja yang ditunjukkan Gereishah Siregar maupun Saskiana Faramitha menjadi modal utama untuk berkarier di industri media.

“Untuk mahasiswa IISIP Jakarta yang melakukan magang di sini cukup luar biasa ya, terutama Gereishah Siregar dan Saskia. Semangat untuk melakukan peliputannya cukup oke, jalan terus,” kata Irfan. 

Irfan juga menilai keduanya mampu menunjukkan dedikasi yang tinggi dalam menyelesaikan setiap tugas yang diberikan selama program magang berlangsung. Hal tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan implementasi Program Magang Industri berbasis MBKM di IISIP Jakarta.

“Kinerja mereka sangat rajin, sehingga membuat saya juga ikut merasakannya,” tukas Irfan. 

Melalui Program Magang Industri berbasis MBKM, IISIP Jakarta terus mendorong mahasiswa untuk memperoleh pengalaman profesional yang relevan dengan kebutuhan industri media. Pengalaman tersebut diharapkan mampu membentuk lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga siap bersaing dan beradaptasi dengan perkembangan dunia jurnalistik digital. (Muhamad Farhan)