
Potret sejumlah tim PKM IISIP Jakarta melakukan foto bersama para guru dan siswa-siswi SMA 2 Perguruan Cikini, usai melaksanakan PKM di sekolah tersebut, Senin (22/6/2026). Foto: Muhamad Farhan
JAKARTA, IISIP – Tiga mahasiswa Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (IISIP Jakarta) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) mengenai aplikasi website berbasis Artificial Intelligence (AI) di SMA 2 Perguruan Cikini pada Senin, (22/6/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital serta memperkenalkan pemanfaatan teknologi AI dalam pengembangan aplikasi web kepada siswa-siswi sekolah menengah atas.
Baca Juga:
“Mahasiswa IISIP Jakarta Edukasi Pelajar SMK tentang Pencegahan Pelecehan Seksual melalui Program PKM” https://iisip.ac.id/index.php/2026/06/14/mahasiswa-iisip-jakarta-edukasi-pelajar-smk-tentang-pencegahan-pelecehan-seksual-melalui-program-pkm/
Pelaksanaan PKM tersebut dipandu oleh Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis Ai Heni Noviyanti, S.Sos., M.A., Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Dra. Nurlina Bangun, M.Si., serta para mahasiswa IISIP Jakarta yang memberikan edukasi sekaligus praktik cara membuat aplikasi website secara lebih mudah dengan bantuan teknologi AI.
Salah satu mahasiswa pelaksana PKM Tom Rasya Tampubolon, menjelaskan bahwa materi yang diberikan berfokus pada pemanfaatan platform AI Gemini dalam proses pembuatan website. Menurutnya, teknologi tersebut dapat membantu pengguna mengembangkan aplikasi web secara lebih praktis tanpa mengurangi efisiensi dan fungsi yang dibutuhkan.
“Pertama kita berikan pemaparan tentang web apk, terutama dengan menggunakan AI Gemini. Jadi kita membuat web dengan lebih mudah, namun masih efisien bagi siswa-siswi SMA,” jelas Tom.
Tom kembali mengatakan bahwa antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para siswa tidak hanya mengikuti pemaparan materi, tetapi juga terlibat aktif dalam praktik pembuatan aplikasi website berbasis AI yang diperkenalkan oleh tim PKM IISIP Jakarta.
“Alhamdulillah siswa-siswi di sekolah ini sangat menyambut hangat dengan kehadiran kita, banyak dari mereka yang ikut ceria dan mereka juga senang bisa membuat aplikasi itu tadi,” katanya.
Tom menambahkan bahwa aplikasi yang berhasil dibuat selama pelatihan diharapkan dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan oleh para siswa sesuai kebutuhan mereka. Dengan demikian, hasil pembelajaran yang diperoleh tidak hanya berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi juga dapat diterapkan dalam berbagai aktivitas akademik maupun pengembangan kreativitas digital.
“Kita berharap melalui pemaparan dan pembuatan aplikasi yang kita berikan bisa bermanfaat bagi para siswa-siswi, sehingga aplikasi yang sudah dibuat dapat digunakan dalam waktu yang sangat panjang,” ucap Tom.
Baca Juga:
“Antusiasme Siswa SMK Wisata Harapan Massa Depok Warnai PKM Mahasiswa IISIP Jakarta” https://iisip.ac.id/index.php/2026/06/15/antusiasme-siswa-smk-wisata-harapan-massa-depok-warnai-pkm-mahasiswa-iisip-jakarta/
Kemudian, pembina Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA 2 Perguruan Cikini Fauziah juga turut mengapresiasi dengan kehadiran tim PKM IISIP Jakarta. Menurutnya pemaparan materi yang disampaikan tim PKM cukup komunikatif, sehingga para siswa-siswi dapat memahami dalam hal pembuatan serta pengelolaan aplikasi web berbasis AI.
“Saya berterima kasih sekali kepada kampus IISIP Jakarta yang sudah melakukan pelatihan di SMA 2 Perguruan Cikini ini,” katanya.
“Tentu, hasilnya keren, pelatihannya juga bagus, dan kakak-kakaknya juga sangat komunikatif sekali,” lanjut Fauziah.
Fauziah pun berharap keterampilan yang diperoleh para siswa melalui kegiatan pelatihan ini dapat terus dikembangkan dan diterapkan dalam berbagai program sekolah. Ia menilai kemampuan memanfaatkan teknologi AI untuk pembuatan website dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi siswa dalam mendukung kegiatan organisasi, meningkatkan kreativitas, serta menghadapi perkembangan teknologi digital yang semakin pesat di masa depan.
“Harapannya semoga mereka bisa menggunakan hasil dari pelatihan ini di program-program OSIS selanjutnya,” tutupnya. (Muhamad Farhan)







