Mahasiswa dan Dosen IISIP Jakarta Gelar PKM di MTS Al Falah Jatiasih, Soroti Fenomena Brain Rot pada Gen Z

Potret dua mahasiswa IISIP Jakarta paparkan dampak brain rot terhadap kesehatan mental bagi Gen Z di hadapan siswa-siswi Madrasah Tsanawiyah Al Falah Jatiasih, pada saat berlangsungnya pelaksanaan PKM, Kamis (11/12/2025). Foto: Muhamad Farhan

BEKASI, IISIP – Sejumlah mahasiswa dan dosen Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (IISIP Jakarta) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Madrasah Tsanawiyah Al Falah Jatiasih, Bekasi, Kamis (11/12/2025). Kegiatan ini merupakan implementasi dari mata kuliah Psikologi Komunikasi dengan fokus pada edukasi mengenai fenomena brain rot, serta dampaknya terhadap kesehatan mental Gen Z.

Baca Juga:

“Mahasiswa IISIP Jakarta Gelar PKM, Edukasi Siswa SMK Tanjung Barat tentang Dampak Brain Rot” https://share.google/S7fv8Iw7mdXhdXJ2j

Fenomena brain rot kian marak terjadi di era digital, khususnya di kalangan Gen Z yang memiliki intensitas tinggi dalam mengonsumsi konten media sosial. Brain rot sendiri merujuk pada kondisi ketika seseorang terlalu banyak mengonsumsi konten digital dangkal secara berulang, sehingga mempengaruhi kemampuan fokus, pola pikir, dan perilaku.

Mencegah akan hal tersebut, IISIP Jakarta mencoba untuk memberikan literasi kepada masyarakat melalui kegiatan PKM. 

PKM yang digelar Kampus Tercinta ini melibatkan dua mahasiswa yang ditemani para dosen IISIP Jakarta, yaitu Dra. Sri Dewi Ningsih, M.Si., Drs. Syafril Tahar, M.Si., Dra. Rohmiati, M.Si., dan Drs. Sugeng Astanto, M.Si. Kehadiran para dosen tersebut, menjadi bagian dari pendampingan akademik sekaligus memastikan proses edukasi agar berjalan sesuai tujuan pembelajaran.

Potret Kepala Madrasah Tsanawiyah Al Falah Jatiasih Ela Nurlaela, S.H., M.I.Kom. memberikan sambutan pada saat kegiatan PKM di sekolah tersebut, Kamis (11/12/2025). Foto: Muhamad Farhan

Kepala Madrasah Tsanawiyah Al Falah Jatiasih Ela Nurlaela, S.H., M.I.Kom. juga menilai kegiatan PKM ini memberikan manfaat besar bagi peserta didik. Sebab, isu brain rot menjadi fenomena aktual yang erat kaitannya dengan kebiasaan konsumsi media sosial di kalangan Gen Z.

“Menurut saya ini menjadi kegiatan yang bagus sekali ya, karena mereka langsung terjun ke lapangan untuk mengedukasi para Gen Z mengenai brain rot, dan isu ini juga menjadi suatu hal yang aktual. Mereka tidak hanya belajar di dalam kelas saja, akan tetapi ilmu-ilmu yang sudah diserap seperti public speaking, kemudian bagaimana menyampaikan pesan agar tersampaikan dengan baik, dan mereka semua ini telah mencoba untuk mengimplementasikan dalam kegiatan PKM,” jelasnya.

Ia juga berharap edukasi ini dapat berdampak positif terhadap pola pikir para siswa-siswi Madrasah Tsanawiyah Al Falah Jatiasih.

“Saya sih berharap siswa-siswi kami bisa lebih berpikir kritis, dapat menyaring informasi dengan baik, dan memanfaatkan sosial media sebagai wadah pembelajaran,” tambahnya.

Baca Juga:

“Dosen dan Mahasiswa IISIP Jakarta Gelar PKM di SMK Tanjung Barat” https://share.google/UFknA62FKVR2iaBJZ

Sebelumnya pada 8 Desember 2025, kegiatan tersebut juga terlaksana di SMK Tanjung Barat. 

Dosen Pengampu mata kuliah Psikologi Komunikasi Dra. Sri Dewi Ningsih, M.Si. menjelaskan, kegiatan PKM ini dirancang untuk memberikan manfaat tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi masyarakat, khususnya pelajar. Sri Dewi juga mengatakan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi ajang memperkenalkan IISIP Jakarta kepada para siswa, yang nantinya dapat melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. 

“Jadi hari ini mata kuliah Psikologi Komunikasi sedang melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMK Tanjung Barat,” ujar Sri Dewi saat diwawancarai, Selasa (8/12/2025). 

“Tujuannya adalah pertama memperkenalkan IISIP Jakarta kepada pelajar. Kedua, kita ingin memberikan edukasi terhadap masyarakat, bahwa kampus kita bisa memberikan pemahaman yang positif dalam menggunakan media sosial agar generasi penerus bangsa terutama kepada siswa-siswi dan masyarakat, dapat berpikir kritis terhadap penggunaan media sosial,” tambahnya. (Muhamad Farhan)