
Siswi kelas delapan Madrasah Tsanawiyah Al Falah Jatiasih Aulia Rahmah, mencoba menjawab pertanyaan dari permainan edukasi yang diberikan oleh tim PKM, terkait dampak brain rot terhadap kesehatan mental bagi Gen Z, Kamis (11/12/2025). Foto: Muhamad Farhan
BEKASI, IISIP – Mahasiswa dan dosen Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (IISIP Jakarta) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Madrasah Tsanawiyah Al Falah Jatiasih, Kamis (11/12/2025). Pelaksanaan PKM ini menarik antusias siswa-siswi sekolah tersebut, dalam memahami fenomena brain rot dan dampaknya terhadap kesehatan mental, khususnya bagi kalangan Gen Z.
Sebanyak 115 siswa-siswi Madrasah Tsanawiyah Al Falah Jatiasih mengikuti kegiatan PKM. Para peserta terlihat antusias ketika mencoba untuk memahami materi yang disampaikan, terutama terkait risiko perilaku konsumsi konten digital berlebihan yang menjadi pemicu timbulnya brain rot.
Salah satu siswi kelas delapan Aulia Rahmah mengungkapkan, baginya kehadiran kegiatan ini dia sekolah mereka dapat memberikan wawasan baru mengenai isu yang sebelumnya belum ia pahami.
“Bagus. Aku merasa ini menjadi menambah pengetahuan aku, sebelumnya aku tidak tahu apa itu brain rot, tapi setelah dijelaskan kakak-kakak dari IISIP Jakarta aku jadi paham,” ujarnya.
Aulia juga menyampaikan bahwa bagian yang paling menarik dalam kegiatan ini terdapat pada penjelasan mengenai dampak brain rot terhadap perilaku dan kesehatan mental. Sebab, brain rot dapat mempengaruhi kemampuan fokus, pola pikir, dan perilaku.
“Yang paling menarik adalah dampak dari brain rot, dan ternyata itu ada banyak,” tuturnya.

Siswi kelas delapan Madrasah Tsanawiyah Al Falah Jatiasih Aulia Rahmah diberikan hadiah oleh tim PKM, usai berhasil menjawab permainan edukasi tentang dampak brain rot terhadap kesehatan mental bagi Gen Z, Kamis (11/12/2025). Foto: Muhamad Farhan
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan PKM ini tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi dapat menyenangkan karena dikemas dengan permainan interaktif. Sehingga membuat siswa-siswi lebih mudah dalam memahami isi materi.
“Karena seru juga ada games-nya,” tambahnya.
Meski demikian, kehadiran IISIP Jakarta melalui PKM ini diharapkan dapat meningkatkan literasi digital dan kesadaran siswa mengenai pentingnya mengelola konsumsi konten di media sosial. Tidak hanya itu, program tersebut dapat menjadi bentuk penerapan ilmu mahasiswa IISIP Jakarta dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. (Muhamad Farhan)








