
Potret mahasiswa magang IISIP Jakarta, berkesempatan mengikuti kegiatan penerimaan kunjungan dari Kedutaan Besar Iran di Gedung MUI. Foto: Ayu Inaayah
JAKARTA, IISIP – Sejumlah mahasiswa Konsentrasi Ilmu Hubungan Masyarakat Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (IISIP Jakarta), mengikuti sidang pelaporan hasil Program Magang Industri berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara daring, Jumat (10/7/2026). Sidang ini menjadi bagian dari evaluasi akhir setelah mahasiswa menyelesaikan program magang selama satu semester di lingkungan MUI.
Baca Juga:
“Magang di MUI, Mahasiswa Humas IISIP Jakarta Rasakan Lingkungan Kerja Religius dan Disiplin” https://iisip.ac.id/index.php/2026/04/13/magang-di-mui-mahasiswa-humas-iisip-jakarta-rasakan-lingkungan-kerja-religius-dan-disiplin/
Dalam sidang tersebut, mahasiswa memaparkan berbagai capaian dan pengalaman selama menjalani magang industri. Berbagai praktik mata kuliah yang diterapkan di antaranya penulisan konten, produksi pesan, layanan informasi, pengelolaan media sosial, hingga monitoring dan analisis media sebagai implementasi kompetensi kehumasan di dunia kerja.
Mentor mahasiswa magang industri IISIP Jakarta di MUI Arif Darmawan Hasibuan, memberikan apresiasi terhadap kinerja para mahasiswa selama mengikuti program tersebut. Menurutnya, mahasiswa mampu menjalankan berbagai tugas yang diberikan dengan baik serta memberikan kontribusi positif terhadap pelaksanaan pekerjaan di lingkungan MUI.
“Iya jadi berdasarkan pengetahuan dan pengamatan saya, mereka selama menjalani program magang ini sudah melakukan tugas-tugas yang saya berikan dengan baik ya, dan kehadiran mereka juga membantu kami, baik dari administrasi maupun pekerjaan yang lainnya,” ujar Arif Darmawan Hasibuan.
Arif menilai, kehadiran mahasiswa magang tidak hanya membantu menyelesaikan pekerjaan administratif, tetapi juga mendukung berbagai aktivitas yang menjadi tanggung jawab unit kerja. Ia juga mengatakan bahwa kolaborasi antara IISIP Jakarta dan MUI melalui Program Magang Industri memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
“Karena itu, saya juga apresiasi dan ucapkan terima kasih dari IISIP Jakarta yang sudah membantu kami lewat program ini,” katanya.
Arif pun berharap kerja sama antara MUI dan IISIP Jakarta dapat terus berlanjut pada periode magang berikutnya. Menurutnya, mahasiswa Konsentrasi Ilmu Hubungan Masyarakat IISIP Jakarta memiliki kompetensi yang sesuai untuk ditempatkan pada divisi yang relevan, sehingga kemampuan mereka dapat berkembang secara optimal.
“Kalau semisalnya bisa berlanjut untuk melaksanakan magang industri kedua di semester berikutnya, saya berharap mereka ditempatkan saja. Sebab, teman-teman dari IISIP Jakarta ini kan fokusnya di bidang Humas, jadi nanti kedepannya bisa dilanjutkan dengan divisi yang sejalur,” ungkapnya. (Muhamad Farhan)







