
HIMAJUR IISIP Jakarta menyelenggarakan kegiatan HIMAJUR Love in Touch dengan mengusung tema “Saling Jaga, Bukan Saling Jatuh” di Panti Yatim Aksi Nyata Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (18/7/2026). Foto: Muhamad Farhan
JAKARTA, IISIP – Himpunan Mahasiswa Ilmu Jurnalistik (HIMAJUR) Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (IISIP Jakarta), menyelenggarakan kegiatan HIMAJUR Love in Touch dengan mengusung tema “Saling Jaga, Bukan Saling Jatuh” di Panti Yatim Aksi Nyata Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui edukasi mengenai pencegahan bullying bagi anak-anak usia sekolah.
Baca Juga:
“HIMAJUR IISIP Jakarta, Wadah Pengembangan Kompetensi Jurnalistik Mahasiswa” https://iisip.ac.id/index.php/2026/01/26/himajur-iisip-jakarta-wadah-pengembangan-kompetensi-jurnalistik-mahasiswa/
Program tersebut diikuti oleh 15 anak berusia 7 hingga 11 tahun yang merupakan penghuni panti. Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh materi mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuknya, serta pentingnya membangun hubungan pertemanan yang aman, nyaman, dan saling menghargai.
Bullying masih menjadi salah satu persoalan yang kerap terjadi di lingkungan anak-anak. Perilaku seperti mengejek, memberikan julukan yang buruk, mengucilkan teman, hingga bercanda secara berlebihan sering kali dianggap sebagai hal yang biasa, padahal tindakan tersebut dapat memberikan dampak negatif terhadap kondisi emosional dan rasa percaya diri seseorang.
Melalui kegiatan ini, HIMAJUR IISIP Jakarta berupaya meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai berbagai bentuk bullying, baik secara fisik, verbal, sosial, maupun emosional. Edukasi ini diberikan dengan pendekatan yang interaktif agar materi dapat dipahami dengan lebih mudah sesuai dengan usia peserta.
Selain mengenalkan bentuk-bentuk bullying, peserta juga diajak memahami dampak yang dapat dirasakan oleh korban maupun pelaku. Melalui pemahaman tersebut, anak-anak diharapkan mampu mengenali perilaku yang termasuk tindakan bullying sekaligus membedakannya dengan bentuk interaksi yang sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan HIMAJUR Love in Touch juga menanamkan berbagai nilai positif, seperti empati, sikap saling menghargai, serta pentingnya komunikasi yang baik dalam membangun hubungan sosial. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi anak-anak dalam menciptakan lingkungan pertemanan yang saling mendukung.
Melalui berbagai aktivitas edukatif dan interaktif, peserta didorong untuk memiliki keberanian menolak tindakan bullying, membantu teman yang menjadi korban, serta melaporkan kejadian tersebut kepada orang dewasa atau pihak yang dapat dipercaya. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran bahwa setiap anak memiliki hak untuk merasa aman dan dihargai.







