
Mahasiswa Konsentrasi Ilmu Jurnalistik IISIP Jakarta
Marsel Efraim Ananda, jalani penggandaan berkas-berkas skripsi sebelum pelaksanaan ujian sidang skripsi dimulai. Foto: Muhamad Farhan
JAKARTA, IISIP – Sejumlah mahasiswa Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (IISIP Jakarta) mulai melakukan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan sidang skripsi. Salah satu tahapan yang dilakukan adalah menggandakan dokumen persyaratan administrasi sebagai bagian dari proses sebelum mengikuti ujian sidang.
Baca Juga:
“Tiga Fakultas IISIP Jakarta Gelar Sidang Skripsi Selama Satu Pekan ke Depan” https://iisip.ac.id/index.php/2026/02/04/tiga-fakultas-iisip-jakarta-gelar-sidang-skripsi-selama-satu-pekan-ke-depan/
Salah satu mahasiswa Konsentrasi Ilmu Jurnalistik IISIP Jakarta Marsel Efraim Ananda, mengatakan bahwa proses penggandaan berkas telah dilakukan beberapa minggu sebelum pelaksanaan sidang. Menurutnya, kelengkapan administrasi menjadi salah satu hal penting yang harus dipenuhi agar proses sidang dapat berjalan dengan lancar.
“Iya pelaksanaan penggandaan ini sudah sejak 10 Juli 2026 kemarin dan hari ini saya mengumpulkan berkas-berkas untuk kelengkapan data diri peserta ujian sidang skripsi,” kata Marsel.
Marsel juga menjelaskan bahwa terdapat sejumlah dokumen yang harus dipersiapkan oleh setiap mahasiswa. Berkas tersebut terdiri atas dokumen identitas hingga berbagai lembar administrasi yang menjadi persyaratan pelaksanaan sidang skripsi.
“Terkait berkas-berkas yang dikumpulkan itu banyak ya mulai dari Kartu Mahasiswa, KTP, Pas Foto, dan berbagai lembaran file yang lainnya,” jelasnya.
Selain melengkapi persyaratan administrasi, Marsel juga melakukan persiapan dengan meninjau kembali materi penelitian yang telah disusunnya sebelum melaksanakan sidang skripsi. Ia menilai bahwa kesiapan dalam memahami isi skripsi maupun materi perkuliahan secara menyeluruh, menjadi salah satu bekal untuk menghadapi ujian sidang.
“Untuk persiapan sih saya sendiri mematangkan kembali ya terkait skripsi yang sudah saya buat. Kemudian karena pelaksanaan ujian sidang ini tidak hanya berdasarkan hasil penelitian saja tetapi secara komprehensif, jadi saya mencoba untuk memahami kembali terkait pembahasan diluar konteks skripsi,” ungkapnya.
Marsel juga berharap mahasiswa yang akan menyusun dan mengikuti sidang skripsi dapat memanfaatkan waktu persiapan dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, perencanaan yang matang akan membantu mahasiswa mengurangi kendala selama proses administrasi maupun pelaksanaan ujian.
“Saya berpesan untuk mahasiswa agar manfaatkan waktu sebaik-baiknya, siapkan berkas-berkas yang dibutuhkan dan jangan sampai ada yang terlewat,” pungkas Marsel.







