
Mahasiswa magang Program Studi Ilmu Hubungan Internasional IISIP Jakarta, berkesempatan mengikuti kegiatan penerimaan kunjungan dari Kedutaan Besar Iran di Gedung MUI. Foto: Ayu Inaayah
JAKARTA, IISIP – Mahasiswi Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (IISIP Jakarta) Intan Nurharesti mengungkap keterkaitan antara teori perkuliahan dan praktik lapangan memiliki relevansi yang kuat. Hal ini turut dirasakan olehnya ketika sedang menjalani Program Magang Industri di Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Baca Juga:
“Program Studi Ilmu Hubungan Internasional IISIP Jakarta Perluas Mitra Magang, Kesempatan Ini Jadi Peluang Karier Mahasiswa” https://share.google/FiFPhXCvCgnnm0863
Selama magang, Intan ditempatkan di divisi HLNKI yang berfokus pada hubungan luar negeri dan kerjasama internasional. Posisi ini memungkinkan dirinya untuk menerapkan berbagai konsep yang telah dipelajari selama di kelas.
“Ya, sangat relevan. Saya dari Prodi Hubungan Internasional dan penempatan saya di divisi HLNKI membuat saya dapat mengaitkan langsung teori yang dipelajari di kampus dengan praktik di lapangan,” ungkapnya.
Baca Juga:
“Mitra Magang HI IISIP Jakarta Apresiasi Kinerja Mahasiswa yang Dinilai Bantu Operasional Lembaga” https://share.google/XxiDHQ2BoVSbvZime
Ia menjelaskan bahwa ilmu mengenai diplomasi, komunikasi lintas budaya, serta kerja sama antarnegara menjadi bekal utama dalam menjalankan tugas. Hal tersebut memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai dunia profesional.
“Saya mengaplikasikan pengetahuan dari mata kuliah hubungan internasional dengan memahami dinamika kerja sama antarnegara, etika diplomasi, serta komunikasi lintas budaya dalam kegiatan di HLNKI,” jelas Intan.
Tidak hanya itu, melalui pengalaman magang juga membantu Intan dalam mengembangkan soft skill, seperti komunikasi dan adaptasi. Ia menilai bahwa proses ini menjadi bagian utama dalam membentuk kesiapan kerja mahasiswa.
Intan pun berharap agar dapat terus memperdalam pengetahuannya di bidang Hubungan Internasional. Ia juga ingin terlibat lebih banyak dalam kegiatan yang berkaitan dengan diplomasi global. (Muhamad Farhan)








