
Potret pelaksanaan seminar yang diselenggarakan oleh HIMAHI IISIP Jakarta di Ruang AVA-B IISIP Jakarta pada Rabu, (10/6/2026). Foto: Instagram @himahiiisip
JAKARTA, IISIP – Himpunan Mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional (HIMAHI) Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (IISIP Jakarta) menggelar Seminar Kolaborasi bertajuk “Bencana Ekologis dan Tantangan Keadilan Lingkungan di Indonesia” pada Rabu, (10/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang AVA-B IISIP Jakarta tersebut, menjadi wadah diskusi akademik mengenai berbagai persoalan bencana ekologis, perlindungan lingkungan, serta tantangan dalam mewujudkan keadilan lingkungan di Indonesia.
Baca Juga:
“HIMAHI IISIP Jakarta Gelar IISIP MUN 2026, Begini Respon Mentornya”
Seminar ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang yang memiliki perhatian terhadap isu lingkungan dan kebencanaan, mulai dari Penulis Buku Bencana Ekologis Jonathan Putra Pamungkas Silalahi, Pengkampanye Perlindungan Pesisir dan Laut Mida Saragih, Manager Pengelolaan Isu Bencana Ekologi Melva Harahap, serta Dosen Program Studi Ilmu Hubungan Internasional IISIP Jakarta Kevin Ali Sesarianto. Kehadiran para pembicara ini tentu diharapkan dapat mampu memberikan perspektif yang komprehensif kepada mahasiswa mengenai kondisi lingkungan di Indonesia, serta berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasinya.
Kegiatan ini juga berlangsung kondusif dengan suasana diskusi yang interaktif. Para mahasiswa IISIP Jakarta tampak antusias mengikuti setiap sesi pemaparan materi serta aktif mengajukan pertanyaan kepada para narasumber terkait isu-isu lingkungan yang tengah berkembang di Indonesia.
Seminar kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk kontribusi HIMAHI IISIP Jakarta dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman mahasiswa terhadap isu lingkungan global maupun nasional. Melalui kegiatan akademik seperti ini, mahasiswa IISIP Jakarta diharapkan dapat memperluas wawasan serta mengembangkan kepedulian terhadap berbagai tantangan lingkungan yang dihadapi Indonesia saat ini.
Penyelenggaraan seminar tersebut juga menunjukkan upaya HIMAHI IISIP Jakarta dalam menghadirkan ruang diskusi yang relevan dengan perkembangan isu kontemporer. Bersama kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami persoalan bencana ekologis dari sisi teoritis, tetapi juga mampu melihat keterkaitannya dengan aspek sosial, politik, dan keadilan lingkungan dalam konteks pembangunan berkelanjutan. (Muhamad Farhan)







