
Sejumlah peserta magang IISIP Jakarta mengikuti kegiatan pembekalan Program Magang Industri dan Praktik Kewirausahaan yang dilakukan secara daring pada Kamis, (26/2/2026). Foto: Muhamad Farhan
JAKARTA, IISIP – Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (IISIP Jakarta) melaksanakan Pembekalan Magang Industri dan Praktik Kewirausahaan I dan II bagi peserta magang semester genap 2025/2026 pada Kamis, (26/2/2026). Kegiatan ini digelar secara daring melalui Google Meeting mulai pukul 09.30 WIB dan diikuti oleh 58 mahasiswa dari berbagai Program Studi/Konsentrasi.
Baca Juga:
“69 Mahasiswa IISIP Jakarta Diberikan Pembekalan Magang Industri dan Kewirausahaan” https://share.google/CNIfO1Cf9zP9oha2W
Pembekalan ini menjadi tahapan awal sebelum mahasiswa terjun langsung ke dunia industri maupun menjalankan praktik kewirausahaan. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh terkait kesiapan akademik, mental, serta etika profesional mahasiswa selama menjalani program magang.
Berdasarkan surat edaran IISIP Jakarta, kegiatan ini terdapat tiga paparan materi pembekalan. Pertama disampaikan langsung oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik IISIP Jakarta, Dr. Enny Suryanjari, M.Si.., dalam paparan materinya ia menjelaskan mengenai gambaran umum pelaksanaan magang industri dan praktik kewirausahaan sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman lapangan.
Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan materi bertajuk kreativitas, disiplin, dan etika kerja yang disampaikan oleh Chris Evans Assa selaku Creative Art Director Unsur Magis Creative Agency. Materi ini menekankan pentingnya sikap profesional, kemampuan beradaptasi, serta konsistensi dalam menghasilkan karya kreatif di lingkungan kerja.
Berikutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sharing session bersama mahasiswa magang di Ruang Damai, yakni Farid Farhan Rasyid. Bersama sesi tersebut, Farid membagikan pengalaman dan tantangan yang dihadapi selama menjalani proses magang, sekaligus memberikan motivasi kepada peserta agar mampu memanfaatkan kesempatan magang sebagai ruang belajar dan pengembangan diri.
Setelah seluruh materi umum selesai disampaikan, para peserta magang kemudian mengikuti pembekalan lanjutan secara khusus bersama masing-masing ketua jurusan. Sesi ini difokuskan pada teknis pelaksanaan magang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan setiap Program Studi/Konsentrasi. (Muhamad Farhan)








