Prodi HI IISIP Jakarta Gelar Sidang Skripsi Semester Gasal 2025/2026

Sejumlah penguji dan peserta sidang skripsi Prodi HI IISIP Jakarta, melakukan sesi foto bersama usai pelaksanaan ujian sidang selesai, Rabu (4/2/2026). Foto: Muhamad Farhan

JAKARTA, IISIP – Program Studi (Prodi) Ilmu Hubungan Internasional (HI) Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (IISIP Jakarta) melaksanakan ujian sidang skripsi Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026. Pelaksanaan sidang ini menjadi hari pertama rangkaian ujian skripsi di lingkungan Prodi HI IISIP Jakarta.

Baca Juga:

“Tiga Fakultas IISIP Jakarta Gelar Sidang Skripsi Selama Satu Pekan ke Depan” https://share.google/3B9mPSnTTFuIi3JwW

Berdasarkan pelaksanaan sidang skripsi tersebut, Prodi HI IISIP Jakarta menguji empat mahasiswa dengan latar belakang penelitian yang beragam. Perbedaan topik penelitian ini mencerminkan luasnya kajian ilmu hubungan internasional yang dikembangkan oleh mahasiswa.

Ketua Prodi HI IISIP Jakarta sekaligus Ketua Ujian Sidang Skripsi, Netik Indarwati, S.S., M.Si. menjelaskan, secara umum pelaksanaan sidang skripsi hari pertama berjalan dengan baik dan lancar. Persiapan telah dilakukan sebelumnya melalui proses briefing kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Pada hari ini pelaksanaan ujian sidang skripsi di Program Studi Ilmu Hubungan Internasional (HI) IISIP Jakarta, Alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Karena sebelumnya kami telah membriefing ya untuk persiapan pelaksanaan ujian,” ujar Netik.

Netik menilai bahwa pelaksanaan sidang skripsi mahasiswa Prodi HI IISIP Jakarta sangat mencerminkan kualitas akademik yang dimiliki oleh mahasiswa. Hal tersebut tidak terlepas dari proses pembelajaran selama perkuliahan yang mendukung pengembangan kemampuan analisis dan penelitian mahasiswa.

“Sangat mencerminkan kompetensi akademik di kampus ya, karena ketika mereka masih berkuliah ilmu-ilmu yang dipelajari sangat membantu bagi mereka, apalagi kurikulum kita sekarang ini berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), sehingga mereka dapat menemukan permasalahan-permasalahan yang bisa dikembangkan sebagai objek penelitian,” jelasnya.

Menurut Netik, ujian sidang skripsi ini bersifat komprehensif. Mahasiswa tidak hanya diuji terkait substansi penelitian, tetapi juga pemahaman terhadap mata kuliah yang telah dipelajari dan relevansinya dengan topik penelitian yang diangkat.

“Selain itu, karena sidang ini sifatnya komprehensif. Jadi hal-hal yang kita tanyakan tidak hanya soal isi penelitiannya, melainkan mata kuliah yang pernah dipelajari dapat kami pertanyakan kembali, yang sejalan dengan penelitian mereka,” tambahnya.

Netik juga berharap kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan ujian skripsi, agar lulusan Prodi HI IISIP Jakarta dapat segera memasuki dunia kerja atau mengembangkan potensi diri melalui jalur kewirausahaan. (Muhamad Farhan)