Mahasiswa Jurnalistik IISIP Jakarta Jalani Sidang Skripsi, Bahas Framing Media Program Makan Bergizi Gratis

Suasana pelaksanaan ujian sidang skripsi mahasiswa Konsentrasi Ilmu Jurnalistik IISIP Jakarta, Senin (2/2/2026). Foto: Muhamad Farhan

JAKARTA, IISIP – Mahasiswa Konsentrasi Ilmu Jurnalistik Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (IISIP Jakarta), mengikuti pelaksanaan ujian sidang skripsi yang digelar di Kampus Tercinta pada Senin, (2/2/20206). Sidang skripsi ini menjadi tahapan akhir yang harus dilalui mahasiswa sebelum dinyatakan lulus sebagai Sarjana.

Baca Juga:

“Hari Pertama Mahasiswa IISIP Jakarta Jalani Sidang Skripsi di Kampus Tercinta” https://share.google/xQwy0woK5BlxL9wEN

Peserta ujian sidang skripsi Konsentrasi Ilmu Jurnalistik IISIP Jakarta Marko Juanito, ia mengaku merasakan ketegangan saat menjalani sidang, terlebih karena mendapat giliran pertama sebagai peserta. Selama berlangsungnya sidang tersebut, Marko mempresentasikan hasil penelitiannya yang mengkaji pemberitaan media online terkait  framing media online Pantau.com dalam pemberitaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Karena tadi saya maju sebagai peserta pertama, jadi rasanya sangat berdebar-debar. Tapi setelah maju sidang, ya tensinya sedikit berkurang,” ujar Marko usai mengikuti sidang skripsi.

“Skripsi saya itu isinya membahas tentang frame media online Pantau.com dalam pemberitaan pemerintah terkait implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Jadi saya memframing program ini seperti apa sih ketika dijalankan,” tambahnya.

Menurut Marko, sidang skripsi bukan sekadar proses formal akademik, tetapi juga menjadi pembuktian atas pemahaman mahasiswa terhadap karya ilmiah yang telah disusun selama masa studi.

“Menurut saya sidang skripsi ini tentu sangat menguji sekali ya, bagaimana pemahaman kita terhadap hasil karya ilmiah yang kita buat, sehingga dampaknya bagi kita atau orang lain itu akan seperti apa. Apalagi ini juga kan sebagai tahap akhir untuk kelulusan, jadi kita harus kuasai apa yang sudah kita teliti,” ungkap Marko. 

Marko juga menyampaikan pesan dan motivasi kepada mahasiswa IISIP Jakarta yang masih berproses dalam penyusunan skripsi agar tetap semangat dan tidak menunda pengerjaan skripsi yang sudah dimulai. 

“Pesan dari saya sih untuk mahasiswa yang masih berjuang dalam skripsinya segeralah diselesaikan, jangan menunda-nunda lagi dan perbanyak referensi agar skripsi kalian bisa selesai dengan maksimal,” tutup Marko.