Reportase Radio IISIP Jakarta: Membentuk Calon Jurnalis Audio yang Berintegritas di Era Digital

Mahasiswa IISIP Jakarta sedang mengikuti kegiatan perkuliahan pada mata kuliah Reportase Radio di ruang kelas IISIP Jakarta. Foto: Muhamad Farhan

JAKARTA, IISIP – Perkembangan media audio digital yang semakin pesat membuat kebutuhan akan jurnalis kian meningkat. Melihat tantangan tersebut, Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (IISIP Jakarta) menghadirkan mata kuliah Reportase Radio sebagai ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk menguasai kerja jurnalistik berbasis audio secara profesional.

Baca Juga:

“Mahasiswa Mata Kuliah Jurnalistik Multimedia, Praktik di Lab Podcast IISIP Jakarta”

https://share.google/d24U6tSVvKhJFysI7

Dosen mata kuliah Reportase Radio IISIP Jakarta Umi Septia Rahayu, S.I.Kom, M.I.Kom. menjelaskan, bahwa mata kuliah tersebut tidak hanya mengajarkan mahasiswa untuk melaporkan sebuah peristiwa. Namun juga bagaimana menghadirkan pengalaman mendengar yang utuh bagi publik.

“Mata kuliah Reportase Radio di IISIP Jakarta dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman dan keterampilan praktis dalam melakukan kerja jurnalistik berbasis audio. Mahasiswa diajak memahami bagaimana sebuah peristiwa di lapangan diolah menjadi berita radio yang informatif, faktual, dan menarik bagi pendengar, ” jelas Umi

Ia juga menekankan bahwa isu etika, ketepatan informasi, serta kemampuan bercerita menjadi fondasi utama dalam setiap praktik liputan radio. 

“Selain aspek teknis, mata kuliah ini juga menekankan pentingnya etika, akurasi, serta kemampuan bercerita (storytelling) dalam bentuk audio. Dengan kata lain, mahasiswa tidak hanya belajar melaporkan, tetapi juga menghadirkan pengalaman mendengar yang berkualitas,” sambungnya. 

Baca Juga:

“Mata Kuliah Komunikasi Kelompok IISIP Jakarta Tekankan Pentingnya Dinamika dan Kerja Sama Tim”

https://share.google/DEk0Yv26DPAPmI78G

Bersama mata kuliah Reportase Radio, tentu mahasiswa IISIP Jakarta dapat dibimbing mulai dari tahap pra-produksi hingga pascaproduksi. Keterampilan utama meliputi teknik liputan lapangan, cara melakukan wawancara audio, penulisan naskah, teknik vokal penyiaran, hingga editing menggunakan perangkat lunak profesional seperti Adobe Audition atau Audacity, sehingga mampu mengedit hasil liputan yang berkualitas. 

Sebagai Dosen pengampu, menurut Umi mata kuliah ini memiliki peluang karier yang cukup luas. Mereka dapat bekerja sebagai reporter atau produser berita radio, penyiar profesional, jurnalis audio digital, produser podcast, hingga content creator berbasis audio di berbagai media dan platform digital. 

“Selain itu, kemampuan storytelling dan berpikir kritis yang terasah melalui mata kuliah ini juga membuka peluang karier di bidang komunikasi korporat, humas, dan produksi konten kreatif,” katanya. 

Meski demikian, Umi berharap mahasiswa IISIP Jakarta dapat tumbuh menjadi jurnalis audio yang berintegritas dan berpihak pada kebenaran. Dengan dukungan praktik lapangan, siaran, dan pemahaman teknologi audio modern, mata kuliah Reportase Radio di IISIP Jakarta menjadi bekal strategis bagi mahasiswa untuk bersaing di industri media masa kini. (Muhamad Farhan)