Potret Dekan FIA IISIP Jakarta Dr. Ir. Linda Rahma Yuliati, M.Si (kiri) memberikan plakat penghargaan kepada narasumber Lelly Andriasanti, S.Sos., M.Si (kanan), usai pemaparan materi berakhir di kegiatan Kuliah Pakar Tamu FIA IISIP Jakarta. Foto: Muhamad Farhan
JAKARTA, IISIP – Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta menyelenggarakan Kuliah Pakar Tamu bertajuk “Meraih Peluang Profit Menjadi Digital Entrepreneur (Afiliator)” pada Kamis (11/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang AVA-B IISIP Jakarta tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memahami perkembangan bisnis digital dan peluang usaha melalui program afiliasi.
Baca Juga:
“FIA IISIP Jakarta: Mencetak Profesional Muda di Bidang Administrasi Bisnis” https://iisip.ac.id/index.php/2025/10/27/fia-iisip-jakarta-mencetak-profesional-muda-di-bidang-administrasi-bisnis/
Kuliah pakar ini menghadirkan seorang pembicara dengan latar belakang sebagai afiliator sekaligus content creator yakni Lelly Andriasanti, S.Sos., M.Si. Kehadiran praktisi di bidang digital tersebut, tentu dapat memberikan wawasan praktis kepada mahasiswa mengenai strategi membangun bisnis di era digital yang semakin berkembang.
Dekan FIA IISIP Jakarta Dr. Ir. Linda Rahma Yuliati, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Kuliah Pakar Tamu merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis setiap semester. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk upaya perguruan tinggi dalam memperkaya wawasan mahasiswa melalui pengalaman langsung dari para profesional.
“Kuliah Pakar Tamu ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis di setiap semester. Kehadiran Kuliah Pakar Tamu ini merupakan bagian dari upaya perguruan tinggi untuk menambah wawasan mahasiswa, melalui pengalaman dan pengetahuan praktis dari para profesional di bidangnya,” kata Linda di Ruang AVA-B IISIP Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Linda juga menjelaskan bahwa tema yang diangkat pada kegiatan kali ini sangat relevan dengan perkembangan teknologi dan transformasi digital yang terjadi di berbagai sektor. Media sosial yang sebelumnya lebih banyak digunakan sebagai sarana hiburan dan komunikasi, kini telah berkembang menjadi platform yang mampu menciptakan peluang ekonomi baru.
“Tema yang diangkat pada hari ini sangat relevan dengan perkembangan era digital saat ini, media sosial yang dahulu lebih banyak dimanfaatkan sebagai sarana hiburan dan komunikasi, kini telah berkembang yang menawarkan peluang ekonomi dan usaha. Salah satu peluang tersebut adalah menjadi seorang digital entrepreneur, melalui program afiliasi yang memungkinkan individu memanfaatkan kreatifitas, kemampuan komunikasi, dan pemahaman terhadap platform digital untuk menciptakan nilai ekonomi,” jelasnya.
Baca Juga:
“Program Magang Industri IISIP Jakarta Perkuat Kesiapan Kerja Mahasiswa Administrasi Bisnis” https://iisip.ac.id/index.php/2026/03/12/program-magang-industri-iisip-jakarta-perkuat-kesiapan-kerja-mahasiswa-administrasi-bisnis/
Kemudian, ia menekankan pentingnya kemampuan adaptasi dan literasi digital bagi mahasiswa dalam menghadapi dinamika dunia kerja dan bisnis modern. Selain itu, jiwa kewirausahaan juga menjadi salah satu kompetensi yang perlu dimiliki agar mahasiswa mampu memanfaatkan peluang yang muncul di era digital.
“Melihat perkembangan teknologi, mahasiswa perlu memiliki kemampuan adaptasi, literasi digital, dan jiwa kewirausahaan yang kuat. Melalui kegiatan ini saya berharap para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai strategi dan praktik menjadi afiliator, tetapi juga memahami pentingnya etika profesionalisme serta tanggung jawab dalam menjalankan aktivitas bisnis di ruang digital,” ucap Linda.
Menurutnya, kesuksesan sebagai digital entrepreneur tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menghasilkan keuntungan, tetapi juga oleh integritas dan profesionalisme dalam menjalankan aktivitas bisnis. Oleh karena itu, pemahaman mengenai etika digital menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan oleh generasi muda.
Sebagai Dekan FIA IISIP Jakarta, Linda juga berharap kegiatan tersebut dapat memberikan inspirasi kepada mahasiswa untuk memanfaatkan media digital secara produktif. Ia menilai bahwa ruang digital memiliki potensi besar sebagai sarana inovasi, pengembangan kreativitas, serta pembentukan kompetensi kewirausahaan di kalangan mahasiswa.
“Saya juga berharap, Kuliah Pakar Tamu ini bisa menjadi sarana inspirasi bagi mahasiswa untuk melihat bahwa media digital bukan hanya sebagai tempat mengkonsumsi informasi, tetapi juga sebagai wadah untuk berinovasi, berkarya, dan mengembangkan potensi diri,” tukasnya.







