Program Studi Ilmu Hubungan Internasional IISIP Jakarta Perluas Mitra Magang, Kesempatan Ini Jadi Peluang Karier Mahasiswa

Prodi HI IISIP Jakarta perluas mitra industri dalam penerapan Program Magang Industri berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Foto: Muhamad Farhan

JAKARTA, IISIP – Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (IISIP Jakarta), perluas mitra industri dalam penerapan Program Magang Industri berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Perluasan mitra industri ini menjadi salah satu indikator keberhasilan implementasi program tersebut, dalam menjembatani kebutuhan akademik dan dunia kerja.

Baca Juga:

“Program Studi Ilmu Hubungan Internasional IISIP Jakarta Gandeng 7 Instansi Untuk Terapkan Program Magang Industri” https://share.google/1M8pmnSkj1KVTxfjT

Ketua Program Studi Ilmu Hubungan Internasional IISIP Jakarta Netik Indarwati, S.S., M.Si., menyampaikan bahwa kerja sama magang kini telah melibatkan delapan lembaga strategis. Lembaga tersebut berasal dari sektor pemerintahan hingga organisasi non-pemerintah yang relevan dengan bidang hubungan internasional.

“Dalam rangka kebijakan MBKM, Program Studi Ilmu Hubungan Internasional IISIP Jakarta bekerja sama dengan 8 lembaga atau industri, antara lain di Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, ECPAT Indonesia, SPI, SBMI, HLNKI MUI, WALHI, dan CRP. Program magang berjalan lancar dan bahkan beberapa alumni diminta bergabung atau bekerja di lembaga magang,” ujarnya.

Baca Juga:

“Keren! Dari Hasil Laporan Magang Industri Mahasiswa Prodi HI IISIP Jakarta, Ternyata Pernah Tangani Kasus Nasional Hingga Internasional” https://share.google/90TQDF4bGrzHHtReO

Menurut Netik, keberhasilan program ini tidak terlepas dari respons positif mitra industri yang turut berperan aktif dalam pembinaan mahasiswa. Selain memberikan pengalaman kerja, berbagai mitra juga membantu mahasiswa mengembangkan keterampilan profesional.

“Mereka berterima kasih diberi kepercayaan untuk menerima mahasiswa magang Program Studi Ilmu Hubungan Internasional IISIP Jakarta. Mereka mengajarkan disiplin, etos kerja maupun keterampilan-keterampilan yang diperlukan. Mereka juga sangat berterima kasih dibantu pekerjaannya oleh para mahasiswa magang,” katanya.

Seiring berjalannya waktu, jumlah mitra industri mengalami peningkatan dibandingkan awal pelaksanaan program. Pada tahapan sebelumnya, kerja sama Program Studi Ilmu Hubungan Internasional IISIP Jakarta hanya terjalin dengan dua lembaga utama yakni Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dan ECPAT Indonesia. 

Kemudian, program magang ini juga dinilai mampu meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa melalui penguatan soft skill. Mahasiswa tidak hanya dibekali teori, tetapi juga pengalaman langsung di dunia kerja.

“Program magang bertujuan untuk memberikan soft skill (keterampilan komunikasi, penyampaian ide, solusi), disiplin kerja kepada para mahasiswa. Mahasiswa memiliki kesiapan pengalaman kerja dan keterampilan soft skill,” ungkap Netik.

Tidak sedikit mahasiswa yang kemudian mendapatkan peluang kerja setelah menyelesaikan magang. Beberapa di antaranya bahkan direkrut langsung oleh mitra industri.

“Ada. Di MUI dan SPI,” tambahnya.

Sebagai Ketua Program Studi Ilmu Hubungan Internasional IISIP Jakarta Netik pun berharap, kerja sama dengan mitra industri tidak hanya terbatas pada program magang. Pengembangan kolaborasi di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat juga menjadi fokus yang ingin dicapai.

“Kerja sama magang terus berlangsung dan dikembangkan dengan kerja sama di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” tutup Netik. (Muhamad Farhan)