
Potret mahasiswa Konsentrasi Ilmu Hubungan Masyarakat IISIP Jakarta, berkesempatan untuk menjalan Program Magang Industri di Helmy Yahya Corporation. Foto: Rakha Pandu Aryaputra
JAKARTA, IISIP – Konsentrasi Ilmu Hubungan Masyarakat Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (IISIP Jakarta), terus memperluas kerja sama industri dalam menjalankan Program Magang Industri berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Salah satu mitra terbaru yang bergabung adalah Helmy Yahya Corporation (HYC), perusahaan yang bergerak di bidang produksi konten digital.
Baca Juga:
“Dua Fakultas IISIP Jakarta Gelar Presentasi Hasil Magang Industri di Dua Instansi Berbeda” https://share.google/8il2M1VpHc3udcQmd
Ketua Konsentrasi Ilmu Hubungan Masyarakat IISIP Jakarta Zahra Natty Fakhrana, S.I.Kom, M.I.Kom, menjelaskan bahwa HYC merupakan perusahaan yang memproduksi berbagai program podcast dan layanan pengelolaan media digital.
“Di Ilmu Hubungan Masyarakat ada penambahan Industri baru yaitu Helmy Yahya Corporation. HYC adalah perusahaan produksi konten digital yang memproduksi beberapa program podcast seperti Helmy Yahya Bicara, Relung Suara Jiwa, dan Newlitics,” jelas Zahra.
Selain memproduksi konten internal, HYC juga melayani klien eksternal dalam produksi podcast dan pengelolaan media sosial. Menurut Zahra, kolaborasi ini justru relevan dengan kebutuhan kehumasan di era digital, meskipun secara umum humas kerap dipersepsikan berbeda dengan produksi konten.
“Mungkin sedikit bingung ya, kok humas tapi kerjanya di bagian produksi? Jadi, justru ini yang sangat dibutuhkan di era digital ini,” Katanya
Ia juga menegaskan bahwa peran humas, saat ini tidak dapat dilepaskan dari kemampuan menciptakan dan mengelola konten sebagai sarana membangun citra dan kepercayaan publik. Sebab, menurut Zahra cara publik menerima, mencari, dan mempercayai informasi sudah berubah.
“Konten adalah alat utama seorang humas untuk membentuk citra. Humas adalah storyteller, produksi adalah medianya,” lanjutnya.
Melalui kemitraan strategis ini, IISIP Jakarta berharap lulusan Ilmu Hubungan Masyarakat memiliki kompetensi yang adaptif, relevan, dan selaras dengan kebutuhan industri komunikasi digital. (Muhamad Farhan)








