
Potret pelaksanaan gladi resik wisuda IISIP Jakarta semester genap 2024/2025 di Hotel Bumi Wiyata, Depok, pada Jumat (30/1/2026). Foto: Muhamad Farhan
DEPOK, IISIP – Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (IISIP Jakarta) menggelar gladi resik wisuda Sarjana, Magister, dan Ahli Madya Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025 di Hotel Bumi Wiyata, Depok, pada Jumat (30/1/2026). Kegiatan ini menjadi tahap akhir persiapan menjelang pelaksanaan wisuda yang akan segera dilakukan pada 31 Januari 2026.
Baca Juga:
“IISIP Jakarta Gelar Wisuda Semester Gasal 2024/2025” https://share.google/anCI6sFOwlLqDfOQm
Rektor IISIP Jakarta Dr. Ir. Ilham P. Hutasuhut, M.M., menyampaikan bahwa seluruh rangkaian persiapan wisuda telah dilakukan secara matang, mulai dari pembentukan kepanitiaan hingga kesiapan teknis acara.
“Untuk persiapannya sudah kita lakukan, mulai dari pembentukan kepanitiaan, acara, kemudian tim paduan suara juga sudah dilatih. Jadi mudah-mudahan untuk persiapan hari ini tinggal finishing saja ya,” jelas Ilham.
Wisuda Semester Genap 2024/2025 ini, IISIP Jakarta nantinya akan meluluskan puluhan wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan dan Konsentrasi/Program Studi.
“Jadi yang mau diwisuda ini ada 52 orang,” katanya.

Tim paduan suara Kampus Tercinta, mengikuti rangkaian gladi resik wisuda IISIP Jakarta di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jumat (30/1/2026). Foto: Muhamad Farhan
Ilham juga menjelaskan bahwa terdapat perbedaan kecil pada pelaksanaan wisuda tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya, terutama pada komposisi tim paduan suara.
“Perbedaan untuk tahun ini hanya terdapat pada tim paduan suara saja, jadi tim ini anggotanya baru semua dari IISIP Jakarta,” tutur Ilham.
Ilham pun berharap kepada para lulusan IISIP Jakarta, dapat terserap dengan baik di dunia industri. Menurutnya, sistem pendidikan yang menekankan aspek praktis menjadi bekal bagi mahasiswa setelah lulus.
“Beberapa anak sudah bekerja di tempat magang, dan begitu lulus mereka bisa melanjutkan untuk bekerja. Saya rasa dengan sistem pendidikan kita yang praktisnya begitu banyak, tidak membuat sulit mereka dalam mencari pekerjaan,” tutupnya. (Muhamad Farhan)







