Ilmu Kesejahteraan Sosial IISIP Jakarta Perkuat Kompetensi Mahasiswa melalui Kurikulum MBKM

Potret Ketua Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial IISIP Jakarta Nyala Candrika Tifani, S.Sos, M.Kesos, saat kegiatan Kuliah Minggu Pertama (KMP) di IISIP Jakarta. Foto: Muhamad Farhan

JAKARTA, IISIP – Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (IISIP Jakarta) memiliki fokus pada bidang ilmu sosial dan politik, salah satunya terdapat pada Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial. Program Studi ini berada dalam naungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) IISIP Jakarta, yang mempelajari berbagai teori serta praktik, dan berkaitan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. 

Baca Juga:

“Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial IISIP Jakarta Jalin Kerja Sama Dengan Ruang Damai” https://share.google/pg6a4FoIjm7aznvdd

Ketua Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial Nyala Candrika Tifani, S. Sos, M.Kesos menuturkan bahwa program studi tersebut di Kampus Tercinta, menjadi salah satu pilihan yang menarik terutama bagi calon mahasiswa yang ingin belajar mengenai ilmu sosial. Sebab, hal ini bisa menjadi pilihan bagi mereka yang mempunyai ketertarikan dalam bidang ilmu sosial namun dalam cangkupan yang luas. 

“Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial IISIP Jakarta menjadi salah satu yang menarik, karena bagi mahasiswa atau calon mahasiswa yang punya ketertarikan dalam bidang sosial namun dengan cangkupan universal. Mahasiswa dapat belajar bagaimana mengidentifikasi, mencari solusi, hingga mencegah permasalahan sosial yang ada di masyarakat,” tutur Nyala di Podcast IISIP Jakarta. 

Bersama Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, mahasiswa IISIP Jakarta nantinya akan dibekali berbagai mata kuliah. Mulai dari umum seperti, Pengantar Ilmu Ekonomi, Hukum, Kewarganegaraan, dan Bahasa Inggris. Selain itu, terdapat juga mata kuliah inti yang dapat dipelajari mahasiswa diantaranya terdapat teori-teori Ilmu Kesejahteraan Sosial, Sosiologi, Psikologi, Pelayanan Sosial, Rehabilitasi Sosial, Undang-undang Sosial, Kebijakan Sosial, dan lain-lain. 

“Karena bidang ini masuk ke dalam asosiasi Ilmu Kesejahteraan Sosial, maka ada 19 mata kuliah inti yang di adopsi, dan itu menjadi pilihan juga, ” kata Nyala. 

Tidak hanya itu saja, program studi ini juga akan membekali mahasiswa dengan pemahaman tentang kebijakan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta teknik intervensi sosial yang efektif. Sehingga mahasiswa dapat memiliki pengetahuan serta pengalaman yang lebih mendalam dari hal tersebut.

Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial IISIP Jakarta saat ini sudah menerapkan kurikulum berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Salah satunya terdapat Program Magang Industri yang dapat dijalani mahasiswa, untuk belajar secara praktis di lapangan.

Potret Rayya mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial IISIP Jakarta, sedang melakukan presentasi dari hasil laporan magang industri di ECPAT Indonesia. Foto: Rayya Ramadhan

Baca Juga:

“Mahasiswa IISIP Jakarta Perkuat Kompetensi Sosial melalui Magang di ECPAT Indonesia” https://share.google/7E0gC8ZjNkaRJiT3f

Melalui program tersebut IISIP Jakarta tentu telah bekerjasama di beberapa instansi baik pemerintahan maupun swasta dalam memberikan kesempatan kepada mahasiswa, agar lebih mengenal dunia Industri, diantaranya seperti WALHI, ECPAT Indonesia, Ruang Damai, Yayasan Sakura Indonesia, Griya Media Ar Rahim, dan berbagai lainnya. 

Mengenai jenjang karier, lulusan Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial IISIP Jakarta bisa bekerja di berbagai lingkup. Mulai dari pemerintahan seperti di Kementerian Sosial, Kementerian Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak. Tidak hanya di lembaga pemerintahan saja, mereka juga bisa bekerja di non-pemerintahan seperti menjadi Manajer Lembaga Kesejahteraan Sosial, Analis Kebijakan Sosial, Pekerja Sosial Komunitas, serta Peneliti Kesejahteraan Sosial. (Muhamad Farhan)