Alumni IISIP Jakarta Bersama LA 32 Riders Touring ke Guci Susuri Pantura

Potret sejumlah anggota LA 32 Riders, yang tengah melakukan touring tiba di Guci. Foto: LA 32 Riders

Enam hari sudah lamanya

Bekerja keras bagaikan kuda

Akhirnya ujung pekan tiba

Saatnya jalan jalan bersama (asyik)

Pergi jauh keluar kota

Lewati desa-desa

Pikiran segar, hati jadi riang

Duhai asyiknya

Jalan-jalan di akhir pekan

Lihat ke kiri dan kanan

Pohon-pohon dan burung-burung

Semua menyambut riang

Shaggydog – “Jalan-jalan”

Seperti judulnya “Jalan-jalan”, sebuah lirik lagu dari band Shaggydog yang menceritakan kisah perjalanan panjang sambil berkendara, untuk menikmati liburan ke kota-kota tujuan. Hal ini mengikatkan kepada salah satu komunitas motor, yang digagas oleh alumni Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (IISIP Jakarta) yakni LA 32 Riders. 

Komunitas motor alumni IISIP Jakarta LA 32 Riders, baru saja membuka tahun 2026 dengan kegiatan touring bertajuk Night Ride Goes to Guci. Destinasi yang dipilih kali ini adalah kawasan wisata Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. 

Baca Juga:

“LA 32 Riders, Komunitas Alumni IISIP Jakarta: Dari Hobi, Silaturahmi, Hingga Aksi Sosial” https://share.google/Vqccb3h8v7rRzVFhR

Meski Januari 2026 masih berada di musim hujan, semangat kebersamaan para alumni lintas angkatan IISIP Jakarta tak surut. Touring malam itu menjadi pengalaman berbeda, karena umumnya perjalanan dilakukan pada pagi hingga sore hari, sementara kali ini para riders memilih berkendara malam hari menyusuri jalur Pantai Utara Jawa (Pantura).

Perjalanan dimulai pada Jumat malam, 9 Januari 2026 pukul 21.00 WIB. Sebanyak tujuh unit kendaraan roda dua dengan sembilan orang peserta, berangkat dari Bekasi menuju Jawa Tengah melalui jalur Pantura yang terkenal padat dan panjang.

“Alhamdulillah selama perjalanan tidak ada kendala berarti, hanya salah satu motor footstep belakangnya patah,” ujar Ketua Pelaksana Touring Guci Yos. 

Kota demi kota dilalui dengan penuh kehati-hatian. Para riders menjaga kondisi fisik dan fokus berkendara dengan melakukan istirahat rutin setiap dua hingga tiga jam sekali.

“Dua sampai tiga jam sekali kami beristirahat untuk mengembalikan fokus berkendara. Kecepatan kendaraan rata-rata 70–80 kpj,” jelas Ketua Umum LA 32 Riders Abdul Basyit. 

Selain touring, LA 32 Riders juga melakukan kegiatan sosial secara spontan selama perjalanan. Bantuan diberikan kepada pedagang lansia, tukang bangunan, serta donasi untuk masjid yang disinggahi.

Potret salah satu anggota LA 32 Riders, yang tengah melakukan touring tiba di Guci. Foto: LA 32 Riders

Baca Juga:

“Abdul Basyit, Alumni IISIP Jakarta yang Aktif di Dunia Media Nasional dan Komunitas LA 32 Riders” https://share.google/NxR2wWcHSikSOXIBt

Masuk pukul 04.00 WIB, rombongan LA 32 Riders berhenti untuk rehat sekaligus melaksanakan ibadah di Masjid Baiturrohim, wilayah Mundu, Cirebon Timur. Sambutan hangat jamaah masjid menjadi pengalaman tersendiri bagi para anggota touring.

Rombongan beristirahat hampir dua jam di masjid tersebut. Suasana kebersamaan semakin terasa saat mereka berbagi rezeki dengan pedagang sarapan keliling yang melintas di pagi hari.

Perjalanan dilanjutkan hingga rombongan tiba di Guci dan berhenti di sebuah penginapan di wilayah Pekalongan Barat. Setibanya di lokasi, peserta langsung beristirahat setelah menempuh perjalanan panjang semalaman.

Sementara kepulangan ke Jakarta dimulai pada Minggu, 11 Januari 2026. Kloter pertama diberangkatkan sekitar pukul 09.35 WIB dengan rute yang sama melalui jalur Pantura.

Seluruh peserta touring kembali ke Jakarta dengan selamat tanpa kekurangan satu apa pun. Kegiatan ini pun meninggalkan kesan mendalam bagi para alumni IISIP Jakarta yang tergabung dalam LA 32 Riders. (Muhamad Farhan)