Kampus Tercinta, IISIP Jakarta, asesmen lapangan, asesor LAMSPAK, Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial

Potret Suhefi alumni Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial IISIP Jakarta, kini berkontribusi sebagai pekerja sosial dan ASN di Kementerian Sosial. Foto: Muhamad Farhan

JAKARTA, IISIP – Lulusan Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial (Kessos) Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (IISIP Jakarta) Suhefi, menunjukkan kiprahnya di bidang pelayanan sosial. Berbekal pendidikan akademik dan kepedulian terhadap isu kemasyarakatan, ia kini aktif berkontribusi sebagai pekerja sosial hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Sosial.

Baca Juga:

“Dimas Niara Prasetyo: Dari Kampus Tercinta hingga Jadi CEO” https://share.google/9vMBrFGpoM0DvpqQd

Suhefi tercatat sebagai mahasiswa IISIP Jakarta yang memulai berkuliah pada 2010 dan menyelesaikan studinya pada 2014. Selama menempuh pendidikan tersebut, ia mendalami berbagai kajian sosial yang hingga kini relevan dengan profesinya.

“Saya pernah berkuliah dengan mengambil Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial di IISIP Jakarta, yang waktu masuk pada 2010 dan lulus 2014,” kata Suhefi.

Pilihan Suhefi terhadap IISIP Jakarta dan jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial bukan tanpa pertimbangan. Ketertarikannya terhadap isu-isu sosial yang terus berkembang menjadi alasan utama dalam menentukan arah pendidikannya.

“Kenapa saya kuliah di IISIP Jakarta mengambil jurusan tersebut. Pertama, karena saya tertarik dengan isu-isu sosial untuk saat ini dan kedepannya, menurut saya isu sosial itu tidak akan pernah selesai,” tuturnya.

Menurut Suhefi, minat tersebut telah tumbuh sejak ia masih mengenyam pendidikan di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Ketertarikan awal itu kemudian menguat dan mendorongnya untuk memilih jurusan yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat.

“Kedua, karena dari awal saya masih Sekolah Menengah Atas (SMA) saya itu sudah tertarik dengan isu sosial, sehingga ketika lulus saya coba ambil jurusan ini di IISIP Jakarta,” lanjut Suhefi.

Usai lulus dari Kampus Tercinta, Suhefi langsung mengaplikasikan ilmu yang dimilikinya ke dunia kerja. Ia saat ini bekerja di sebuah panti rehabilitasi yang menangani individu dengan gangguan mental atau kejiwaan, dengan peran sebagai pekerja sosial.

“Alhamdulillah untuk saat ini saya telah bekerja di salah satu panti rehabilitasi yang menangani gangguan mental atau kejiwaan, dan saya di situ bekerja sebagai pekerja sosialnya,” jelasnya.

Selain aktif sebagai praktisi, Suhefi juga berhasil menorehkan capaian baru di sektor pemerintahan. Ia kini berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di salah satu Kementerian Sosial dan mendapatkan penugasan di Sekolah Rakyat (SR).

“Dan Alhamdulillah juga untuk saat ini saya baru saja menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di salah satu Kementerian Sosial, yang ditempatkan di Sekolah Rakyat (SR),” tambahnya.

Suhefi juga menilai bahwa pendidikan yang ia peroleh di IISIP Jakarta memberikan pengaruh signifikan terhadap perkembangan kariernya. Materi perkuliahan dan pengalaman akademik yang didapatkannya sangat membantu saat menghadapi dinamika kerja di lapangan.

“Bagi saya itu sangat berdampak sekali, banyak mata kuliah yang saya dapatkan ketika masih di IISIP Jakarta dan pelajaran-pelajaran ini sangat berguna sekali pada saat saya telah terjun ke dunia industri,” ungkap Suhefi. (Muhamad Farhan)