
Mata kuliah Digital Marketing bekali mahasiswa IISIP Jakarta, mengenai pemasaran digital secara teoritis maupun praktis dalam dunia industri. Foto: Muhamad Farhan
JAKARTA, IISIP – Mata kuliah Digital Marketing yang terdapat di Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (IISIP Jakarta), dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman komprehensif mengenai ekosistem pemasaran digital yang terus berkembang. Mata kuliah tersebut tidak hanya menekankan penguasaan teori, tetapi juga keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri digital saat ini.
Baca Juga:
“Program Studi Ilmu Administrasi IISIP Jakarta Belajar Apa Saja? Ini Dia Simak Penjelasannya” https://share.google/StNjs8K8SRffl25fl
Dosen pengampu mata kuliah Digital Marketing IISIP Jakarta Ai Heni Novianti, S.Sos., M.Si menjelaskan bahwa mata kuliah ini disusun sebagai paket pembelajaran menyeluruh yang mencakup konsep dasar hingga penerapan strategi pemasaran digital secara terintegrasi. Mahasiswa diberikan pemahaman transformasi teknologi serta perubahan perilaku konsumen di era digital.
“Mata kuliah Digital Marketing di IISIP Jakarta dirancang sebagai paket lengkap untuk memahami ekosistem digital secara menyeluruh. Mahasiswa diberikan pengetahuan dan pemahaman fundamental mengenai konsep pemasaran digital, evolusi dunia digital, dan bagaimana teknologi mengubah perilaku konsumen era digital.” jelasnya.
Melalui mata kuliah ini, para mahasiswa juga dibekali kemampuan merancang strategi digital marketing yang terarah, mulai dari penetapan tujuan pemasaran, identifikasi target audiens, hingga pemilihan saluran digital yang paling efektif. Selain itu, mahasiswa Ilmu Administrasi Bisnis IISIP Jakarta, dapat mempelajari berbagai keterampilan teknis yang menjadi kebutuhan utama industri.
“Mahasiswa dibekali pengetahuan merancang dan menyusun strategi digital marketing yang terintegrasi, termasuk penetapan tujuan, target audiens, dan penentuan saluran digital yang tepat. Selain itu, mereka dibekali kemampuan teknis, seperti Search Engine Optimization (SEO), Search Engine Marketing (SEM), content marketing, hingga Social Media Marketing (SMM). Di samping itu, mahasiswa dilatih untuk melakukan pengambilan keputusan berbasis data melalui analitik digital dengan memperhatikan standar etika.” kata Ai Heni saat diwawancarai.
Memastikan mahasiswa tidak hanya menguasai teori, metode pembelajaran dalam mata kuliah Digital Marketing di IISIP Jakarta dirancang berbasis praktik. Mahasiswa dilibatkan langsung dalam berbagai proyek yang mensimulasikan kebutuhan di dunia kerja. Proses tersebut mencakup pengelolaan anggaran, penjadwalan waktu, hingga penyusunan laporan evaluasi berbasis data analitik.
“Untuk memastikan mahasiswa tidak hanya paham teori, mata kuliah Digital Marketing menerapkan praktik seperti merancang strategi media sosial, membuat content marketing, serta optimasi SEO dan SEM untuk meningkatkan visibilitas konten pada platform yang ditetapkan.” ujarnya.
“Pada tahap akhir, mahasiswa membuat perencanaan proyek dari segi biaya dan waktu, serta menyusun laporan evaluasi berdasarkan data analitik. Dengan demikian, diharapkan mahasiswa memperoleh pengalaman teknis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, terutama di bidang pemasaran digital.” lanjut Ai Heni.
Sebagai Dosen pengampu Ai Heni Novianti juga menekankan bahwa Digital Marketing memiliki keterkaitan erat dengan mata kuliah Sistem Informasi Manajemen (SIM). Keduanya menjadi elemen yang saling melengkapi dalam mendukung efektivitas strategi bisnis dan pemasaran di era digital.
“Di dunia kerja, Sistem Informasi Manajemen (SIM) dan digital marketing tidak bisa dipisahkan. Dapat dikatakan bahwa SIM berperan sebagai pengelola data, sementara digital marketing menjadi ujung tombak yang mentransformasi data menjadi pertumbuhan bisnis atau organisasi.” tegasnya.
Menurutnya, pemahaman terhadap SIM dapat meningkatkan efektivitas strategi digital marketing karena data yang dikelola dengan baik akan menjadi dasar pengambilan keputusan pemasaran yang lebih akurat dan efisien.
“Tanpa SIM, digital marketing akan kehilangan arah dan menjadi tidak efisien. Sebaliknya, tanpa digital marketing, data dan informasi yang ada tidak akan berubah menjadi pertumbuhan bisnis.” tutur Ai Heni.
Sejalan dengan dinamika perkembangan teknologi dan industri, IISIP Jakarta juga terus melakukan pembaruan kurikulum agar tetap relevan dan adaptif. Pembaruan tersebut dilakukan secara menyeluruh pada setiap mata kuliah di berbagai semester.
“Kami melakukan pembaruan kurikulum bukan hanya pada mata kuliah tertentu, melainkan pada seluruh mata kuliah di setiap semester agar relevan dengan perkembangan IPTEK, kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), serta kurikulum Asosiasi Ilmu Administrasi Bisnis Indonesia (AIABI). Perubahan tersebut dilakukan melalui diskusi bersama dosen, praktisi, dan DUDI (mitra kerja sama).” katanya.
Melalui pendekatan kurikulum yang adaptif dan berbasis kebutuhan industri, IISIP Jakarta terus menjunjung komitmen dalam mencetak lulusan yang kompeten, berdaya saing, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja, khususnya di bidang pemasaran digital dan pengelolaan informasi. (Muhamad Farhan)








