
Suasana ruang podcast Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta pada saat berbincang mengenai Konsentrasi Ilmu Manajemen Komunikasi IISIP Jakarta. Foto: Podcast IISIP Jakarta
JAKARTA, IISIP – Konsentrasi Ilmu Manajemen Komunikasi di Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (IISIP Jakarta) menjadi salah satu pilihan studi yang dirancang untuk mencetak lulusan dengan kompetensi unggul di bidang komunikasi, baik secara konseptual maupun aplikatif. Konsentrasi ini menekankan komunikasi efektif sebagai kebutuhan utama di berbagai sektor, mulai dari dunia bisnis, pemerintahan, politik, hingga ranah sosial.
Baca Juga:
“Inilah Sejarah Ilmu Manajemen Komunikasi, Ternyata Dahulu Namanya Ilmu Penerangan” https://share.google/mVGOlvWt84jo6Ub4B
Melalui Konsentrasi Ilmu Manajemen Komunikasi, para mahasiswa IISIP Jakarta dibekali kemampuan mengelola komunikasi secara strategis. Pendekatan tersebut diterapkan agar lulusan mampu beradaptasi dan berperan aktif dalam organisasi, perusahaan, maupun masyarakat secara luas, seiring meningkatnya tuntutan profesionalisme di era industri modern.
Ketua Konsentrasi Ilmu Manajemen Komunikasi IISIP Jakarta Drs. Syafril Tahar, M.Si menjelaskan, esensi dari manajemen komunikasi terletak pada konsep pengelolaan yang terintegrasi dalam setiap mata kuliah yang diajarkan kepada mahasiswa.
“Konsentrasi Ilmu Manajemen Komunikasi ini tatanannya berada di bawah Fakultas Ilmu Komunikasi IISIP Jakarta, selain ada Ilmu Jurnalistik, Hubungan Masyarakat, dan Periklanan. Di mana bedanya dari tiga perbedaan lain dari konsentrasi di jurusan Ilmu Komunikasi, Ilmu Manajemen Komunikasi ini tatarannya sedikit ada yang namanya konsep mengelola, memanage. Makanya namanya adalah tadi konsep manajemen komunikasi,” jelas Syafril di Podcast IISIP Jakarta.
Ia menambahkan, konsentrasi ini juga didukung oleh struktur mata kuliah yang dirancang untuk menunjang kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja, khususnya di sektor industri yang dinamis dan kompetitif.
“Kalau dilihat dari konsep realitasnya di lapangan, apalagi ini berkaitan dengan dunia industri. Tataran Ilmu Manajemen Komunikasi ini diulik dengan tiga kelompok mata kuliah, dari mulai konsep mata kuliah teoritis, praktis, dan riset,” katanya.
Menurut Syafril, seluruh proses pembelajaran dalam Konsentrasi Ilmu Manajemen Komunikasi tidak dapat dipisahkan dari riset. Ia menegaskan bahwa riset menjadi fondasi utama dalam setiap aktivitas komunikasi yang profesional dan terukur.
“Untuk Konsentrasi Ilmu Manajemen Komunikasi, mereka juga tidak boleh tabu dalam konteks statistik, riset karena itu penting. Semua kegiatan-kegiatan yang dihasilkan dalam dunia komunikasi diawali dengan riset, dan itu penting saya katakan. Jadi nantinya diharapkan, anak-anak yang masuk dalam Konsentrasi Ilmu Manajemen Komunikasi tidak tabu dengan riset-riset dari hasil penelitian. Justru ini dapat menjadi gambaran dasar dari jurusan komunikasi,” tambahnya.
Melalui pendekatan tersebut, Konsentrasi Ilmu Manajemen Komunikasi IISIP Jakarta diharapkan mampu membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis dan analitis yang relevan dengan kebutuhan industri. Lulusan konsentrasi ini memiliki peluang karier di berbagai bidang, seperti media, pemasaran, hubungan masyarakat, hingga komunikasi organisasi. (Muhamad Farhan)








