
Potret kegiatan ICS yang berlangsung melalui Zoom Meeting, Senin (29/12/2025). Foto: IISIP Jakarta
JAKARTA, IISIP – Dosen Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (IISIP Jakarta) Dr. Asrul M. Mustaqim, M.S. hadir dalam kegiatan International Community Service (ICS) sebagai pembicara yang diselenggarakan secara kolaboratif oleh IISIP Jakarta, Kalbis University, dan Universiti Malaysia Kelantan (UMK) melalui Zoom Meeting, Senin (29/12/2025).
Baca Juga:
“IISIP Jakarta Jalin Kolaborasi Internasional dalam Kegiatan International Community Service” https://share.google/fK2Q1gzTjGR0mCSjk
Selama acara berlangsung, Asrul menyampaikan materi mengenai produksi konten pemasaran di media digital yang relevan dengan perkembangan dunia usaha saat ini. Materi tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM Bangka Belitung mengenai tata cara membangun komunikasi pemasaran yang efektif di era.
Asrul menjelaskan bahwa terdapat tiga pilar utama dalam pemasaran digital yang harus dipahami oleh pelaku usaha maupun kreator konten. Pilar pertama adalah konten yang berperan sebagai elemen utama dalam menarik perhatian dan membangun keterlibatan audiens.
“Ada tiga pilar utama dalam pemasaran digital. Pertama adalah konten, ini berperan sebagai raja untuk menarik perhatian dan melibatkan audiens,” ujar Asrul.
Ia menekankan bahwa konten yang menarik tidak hanya sekadar informatif, tetapi juga harus mampu mendorong audiens untuk mengambil tindakan. Menurutnya, pesan pemasaran yang efektif harus dirancang secara kreatif agar dapat berujung pada keputusan pembelian.
“Menarik perhatian itu penting, jadi pesan yang kita sampaikan dapat tertarik oleh audiens dan diakhiri dengan cara pembelian,” lanjutnya.
Pilar kedua dalam pemasaran digital, menurut Asrul adalah distribusi. Setelah konten yang kuat tercipta, proses pendistribusian pesan menjadi faktor penentu agar informasi yang disampaikan dapat menjangkau audiens yang tepat.
“Yang kedua adalah distribusi. Setelah raja, distribusi ini berperan sebagai ratu agar pesan yang disampaikan dapat tepat sasaran,” jelasnya.
Sementara, pilar ketiga yang tidak kalah penting adalah data. Asrul menegaskan bahwa riset pasar menjadi langkah awal yang wajib dilakukan sebelum memasarkan produk atau jasa agar strategi yang dijalankan sesuai dengan karakter target audiens.
“Kemudian yang ketiga terdapat data. Sebelum memasarkan produk, kita harus tahu terlebih dahulu dengan cara meriset, agar pasar kita bisa menarik perhatian audiens serta tetap sasaran kepada market pasarnya,” tutupnya. (Muhamad Farhan)








