Mahasiswa IISIP Jakarta Gelar PKM, Edukasi Siswa SMK Tanjung Barat tentang Dampak Brain Rot

Suasana pelaksanaan PKM yang dilakukan mahasiswa IISIP Jakarta di SMK Tanjung Barat, Senin (8/12/2025). Foto: Muhamad Farhan

JAKARTA, IISIP – Sejumlah Mahasiswa Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (IISIP Jakarta) menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMK Tanjung Barat, Senin (8/12/2025). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk implementasi mata kuliah Psikologi Komunikasi, yang berfokus pada edukasi mengenai fenomena brain rot dan penggunaan media sosial secara bijak bagi Generasi Z.

Baca Juga:

“IISIP Jakarta Gelar PKM di SMK PGRI 23 Jakarta”

https://share.google/tb9FDFV5ZeblST65e

Salah satu mahasiswa dari Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial IISIP Jakarta, yang sekaligus terlibat dalam kegiatan PKM Shania Dilla Amaral Ramadhani menjelaskan alasan mereka memilih SMK Tanjung Barat sebagai lokasi pelaksanaan. Sebab, lokasi tersebut menurut Shania menjadi wadah telat sasaran dalam memberikan edukasi mengenai paparan yang akan diberikan kepada pelajar. 

“Karena target audiens kita itu Generasi Z, jadi kita pilih sekolah SMK Tanjung Barat sebagai tempat pelaksanaan PKM. Kebetulan juga di sini ada Sekolah Menengah Pertama (SMP) juga,” ujarnya.

Shania juga mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk penerapan langsung dari materi kuliah untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat. Ia pun menegaskan bahwa penggunaan media sosial yang berlebihan dapat berdampak negatif, terutama pada kalangan pelajar.

“Sebenarnya ini kan dari mata kuliah yang kita implementasikan untuk terjun di tengah masyarakat, jadi tujuan kita ini mengedukasi masyarakat terutama pada golongan pelajar mengenai penggunaan media sosial yang berlebihan. Karena pada dasarnya kita tidak boleh menggunakan media sosial dalam jangka waktu yang lama, agar kita tidak terkena brain rot,” jelasnya.

Suasana pelaksanaan PKM yang dilakukan mahasiswa IISIP Jakarta di SMK Tanjung Barat, Senin (8/12/2025). Foto: Muhamad Farhan

Baca Juga:

“Gelar PKM di SMK PGRI 23 Jakarta, Siswi Kelas 12 Tertarik Lanjut Kuliah di IISIP Jakarta”

https://share.google/l8sRa7tCE435v9hJs

Selama memberikan materi kepada para siswa, Shania mengungkapkan bahwa brain rot memiliki banyak hal untuk dipahami, terutama dalam kaitannya dengan pola pikir dan kesehatan mental. “Berdasarkan pemaparan yang kita berikan terkait brain rot, sebenarnya banyak sekali manfaatnya. Pertama kita bisa berpikir kritis, kemudian sangat berpengaruh juga terhadap mental,” katanya.

Melalui kegiatan PKM ini, tim PKM berharap kepada para pelajar agar dapat lebih memahami risiko penggunaan media sosial yang tidak terkontrol, khususnya pada platform populer seperti TikTok.

“Harapannya tentu untuk seluruh siswa-siswi di sekolah ini dapat lebih bijak lagi dalam menggunakan media sosial, salah satunya seperti TikTok agar mereka tidak terpapar fenomena brain rot,” tutur Shania. (Muhamad Farhan)