
Nazwa Aulia, siswi kelas 12 SMK PGRI 23 Jakarta yang mengikuti kegiatan PKM dan membuka wawasannya terhadap bidang komunikasi. Foto: Muhamad Farhan
JAKARTA, IISIP – Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (IISIP Jakarta) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMK PGRI 23 Jakarta, Rabu (26/11/2025). Kegiatan tersebut banyak diikuti oleh siswa kelas 12 yang berantusias mempelajari praktik komunikasi digital secara langsung dari tim pengajar IISIP Jakarta, sehingga timbul rasa untuk melanjutkan pendidikan tinggi di IISIP Jakarta.
Baca Juga:
“IISIP Jakarta Bersama SMAIT Ruhama Gelar PkM, Bahas Isu Genosida di Gaza Palestina” https://share.google/pLcbqHXJSHJNJF6At
Selama kegiatan berlangsung, para siswa-siswi SMK PGRI 23 Jakarta diberi kesempatan memahami proses produksi hingga strategi distribusi konten yang relevan dengan kebutuhan industri kreatif. Pendekatan praktis tersebut membuat para peserta dapat melihat langsung bagaimana Ilmu Komunikasi diterapkan dalam dunia profesional.
Antusiasme peserta juga terlihat dari sejumlah siswa yang mulai menunjukkan minat melanjutkan pendidikan di IISIP Jakarta setelah mengikuti sesi PKM. Salah satunya ialah Nazwa Aulia, siswi kelas 12 yang merasa kegiatan ini membuka wawasannya terhadap bidang komunikasi.
“Aku sendiri sih sangat tertarik dengan jurusan Ilmu Komunikasi ya, kebetulan di IISIP Jakarta ada fakultas ini jadi saya ingin mengambil jurusan tersebut,” ujar Nazwa saat diwawancarai.

Nazwa Aulia, siswi kelas 12 SMK PGRI 23 Jakarta diberikan kesempatan untuk melakukan sesi tanya jawab kepada tim kegiatan PKM. Foto: Muhamad Farhan
Baca Juga:
“IISIP Jakarta Lakukan Pengabdian Kepada Masyarakat di SMK Karya Muda Depok, Bahas Produksi Konten dan SEO” https://share.google/T59QCKpKdCef8sNby
Nazwa juga mengapresiasi penyampaian informasi mengenai kampus yang diterimanya selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, IISIP Jakarta dapat menjadi salah satu kampus pilihan untuk melanjutkan pendidikan di jenjang berikutnya.
“Kampus IISIP Jakarta itu bagi aku sangat rinci sekali ya, mulai dari biaya kuliah yang relatif murah, fasilitas yang cukup, jadi aku tertarik sih,” katanya.
Dirinya juga meyakini setelah mengetahui berbagai fasilitas akademik yang tersedia di IISIP Jakarta. Sebab bagi Nazwa selain biayanya yang sangat terjangkau, banyak fasilitas yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan dirinya menuju dunia profesional.
“Apalagi bagi anak-anak yang introvert, karena di sini banyak fasilitas yang bisa digunakan untuk seluruh mahasiswa seperti laboratorium podcast, menurut aku ini bisa menjadi jalan untuk keluar dari zona nyaman,” pungkasnya. (Muhamad Farhan)








