
Potret anggota HIMAHI IISIP Jakarta, tunjukan pohon kertas hasil karya anak-anak Panti Asuhan Pondok Boncel pada saat kegiatan sosial, Selasa (13/1/2026). Foto: Muhamad Farhan
JAKARTA, IISIP – Menjadi mahasiswa tidak hanya tentang mengikuti perkuliahan dan menyelesaikan tugas akademik. Memasuki era persaingan global seperti saat ini, mahasiswa juga dituntut memiliki kemampuan komunikasi, kepemimpinan, manajemen organisasi, hingga kemampuan bekerja sama dalam tim.
Baca Juga:
“BEM X HIMA KESSOS IISIP Jakarta Gelar Program BERDAYA di RPTRA Lenteng Agung, Edukasi Anak-anak Tentang PHBS” https://iisip.ac.id/index.php/2026/04/04/bem-x-hima-kessos-iisip-jakarta-gelar-program-berdaya-di-rptra-lenteng-agung-edukasi-anak-anak-tentang-phbs/
Oleh karena itu, kehadiran organisasi mahasiswa menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan diri mahasiswa secara menyeluruh.
Sebagai salah satu perguruan tinggi yang berfokus pada bidang ilmu sosial, politik, komunikasi, dan bisnis, Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (IISIP Jakarta) menyediakan berbagai organisasi kemahasiswaan yang dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat, bakat, serta kompetensi profesional.
Organisasi mahasiswa di IISIP Jakarta terdiri dari organisasi tingkat kampus, himpunan mahasiswa program studi, hingga unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang bergerak dalam berbagai bidang.
Seperti apa mereka berperan di IISIP Jakarta? Mari kita ulas satu persatu:
- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IISIP Jakarta
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) merupakan organisasi kemahasiswaan tingkat kampus yang berfungsi sebagai wadah aspirasi mahasiswa sekaligus pelaksana berbagai program kerja kemahasiswaan.
Melalui BEM, mahasiswa dapat belajar mengenai manajemen organisasi, pengambilan keputusan, komunikasi publik, hingga penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar.
- Badan Permusyawaratan Mahasiswa (BPM)
Selain BEM, IISIP Jakarta juga memiliki Badan Permusyawaratan Mahasiswa (BPM) yang berfungsi sebagai lembaga legislatif mahasiswa. Keberadaan BPM menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem organisasi mahasiswa yang transparan dan akuntabel.
- Himpunan Mahasiswa (HIMA)
HIMA merupakan organisasi yang menghimpun mahasiswa berdasarkan program studi atau konsentrasi keilmuan. HIMA menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi sesuai bidang ilmu yang dipelajari.
IISIP Jakarta sendiri terdapat beberapa HIMA yang sampai saat ini masih aktif, diantaranya seperti Himpunan Mahasiswa Ilmu Jurnalistik (HIMAJUR), Himpunan Mahasiswa Ilmu Hubungan Masyarakat (HIMA HUMAS), Himpunan Mahasiswa Ilmu Manajemen Komunikasi (HIMA MANKOM), Himpunan Mahasiswa Ilmu Periklanan (HIMA IKLAN), Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (HIMAPOL), Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial (HIMA KESSOS), Himpunan Mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional (HIMAHI), hingga Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Bisnis (HIMABIS).
- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)
Selain organisasi berbasis program studi, IISIP Jakarta juga memiliki berbagai UKM yang berfungsi sebagai wadah pengembangan minat dan bakat mahasiswa di bidang non-akademik.
Organisasi ini meliputi Obtai Radio, Kreasi Musik Mahasiswa IISIP (KREMMASI), Pegiat Alam Bebas CATERVA, Kampus Tercinta Photography Club 32 (KAPHAC32), hingga UKM kerohanian seperti KMK Phos Gnosis bagi mahasiswa Katolik dan PMK bagi mahasiswa Kristen Protestan.
Baca Juga:
“HIMABIS IISIP Jakarta Gelar HB Care, Tumbuhkan Kepedulian Sosial Mahasiswa di Panti Asuhan” https://iisip.ac.id/index.php/2026/04/12/himabis-iisip-jakarta-gelar-hb-care-tumbuhkan-kepedulian-sosial-mahasiswa-di-panti-asuhan/
Beragam organisasi mahasiswa yang ada di IISIP Jakarta menjadi bukti bahwa proses belajar tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas. Melalui BEM, BPM, HIMA, maupun UKM, mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, memperluas jaringan pertemanan, meningkatkan keterampilan komunikasi, hingga mengasah kreativitas dan profesionalisme yang akan bermanfaat di dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.
Bagi mahasiswa baru maupun mahasiswa aktif, jangan ragu untuk bergabung dan berkontribusi dalam organisasi yang sesuai dengan minat dan passion di bidang masing-masing. Jadikan masa perkuliahan sebagai momentum untuk belajar, bertumbuh, dan menciptakan pengalaman berharga yang tidak hanya memperkaya prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan. (Muhamad Farhan)








