Potret Sinetron Remaja di RCTI dan SCTV Periode 2007-2008

Abstrak

Tayangan Sinetron remaja di TV menjadi pengisi jam-jam utama. Dari rating memperlihatkan  50 % pengisi Top 20 program TV adalah sinetron. Gejala yang terlihat bahwa tayangan sinetron cenderung berisi kekerasan, mistis, maupun pornografi. Tujuan penelitian untuk memperlihatkan seberapa sering isi yang menyangkut kekerasan ditampilkan, mengelompokkan berdasarkan tema cerita, karakter utama, permasalahan yang muncul dan mengekspresikan bagaimana kekerasan digambarkan dalam sinetron remaja priode 2007-2008. Motede yang digunakan analisis isi secara kuantitatif maupun kualitatif. Pengambilan sampel dilakukan secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan tayangan cenderung berisi kekerasan psikologis. Laki-laki dan perempuan cenderung berbeda melakukan bentuk kekerasan. Pelaku dan korban kekerasan cenderung perempuan yang berusia remaja dengan motif tidak sengaja.

Teenage soap opera filled prime time hours on TV. Rating shows 50% of Top 20 TV program are soap opera. We can see that soap opera are tend to show violence, mistic, even pornography. The aim of this research is to show how often does violence content shown, grouping based on story theme, main character, problem that arise, and to expressed how violence is pictured in teenage soap opera in 2007-2008 period. Metode used was content analysis, both quantitatively and qualitatively. Sampling was done purposively. Results showed psychological impressions tend to contain violence. Men and women tend to engage in various forms of violence. Perpetrators and victims of violence tend to be a teenage girl with a pattern of unintended.

ISSN 1693-9506 | volume IX, no.1, Januari-Juni 2010

AttachmentSize
CETAK_JURNAL_SADAKITA_JANUARI 2010.pdf392.95 KB