G20 dan Krisis Finansial Global

Abstrak

Tulisan ini membahas tentang krisis finansial global yang membuktikan bahwa nilai kapitalisme rentan akan krisis. Kegagalan pasar mengembalikan peran dari negara untuk menjaga kestabilan ekonomi. Dibentuknya G-20 yang terdiri dari negara-negara maju dan berkembang merupakan salah satu upaya dari negara untuk mengatasi krisis.

This paper discusses the global financial crisis that marks the collapse of the capitalist values that were vulnerable to the crisis. The occurrence of market failures lead role of the State re-activated to maintain economic stability. G-20 which consists of developed countries and developing countries present as one solution to resolve the crisis that occurred.

ISSN 1693-9506 | volume IX, no.1, Januari-Juni 2010

AttachmentSize
CETAK_JURNAL_PURNAMA_JANUARI_2011.pdf391.62 KB