Sambutan Rektor Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta Pada Upacara Bendera Memperingati Proklamasi Kemerdekaan Negara Kesatuan Rapublik Indonesia Tanggal 17 Agustus 2011

Bapak, Ibu, Saudara, serta anak-anakku mahasiswa IISIP Jakarta yang kami cintai,

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Hari ini, tanggal 17 Agustus 2011, seluruh rakyat Indonesia memperingati Hari Kemerdekaan yang diproklamirkan oleh Soekarno dan Hatta. Kemerdekaan yang telah dicapai dengan pengorbanan darah dan nyawa para pahlawan, harus kita isi untuk menjaga keutuhannya dengan membangun negara kita menjadi negara yang bermartabat. Dengan proklamasi kemerdekaan, kita bertekad untuk menjadi bangsa yang berdaulat, bangsa yang mempunyai harga diri, bangsa yang memerangi kebodohan dan kemiskinan, bangsa yang dapat mencapai masa depan yang lebih baik, dengan tetap  bernaung di dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang – undang Dasar Tahun 1945.

Saudara-saudara,

Bila kita lihat gejolak yang terjadi di negara kita akhir-akhir ini , menunjukkan adanya dinamika yang perlu kita waspadai. Kita perlu memahami filosofi demokrasi dengan baik, meletakkan dasar demokrasi yang mantap, sehingga kita tidak salah menerjemahkan demokrasi sebagai kebebasan tanpa kendali; menyalah artikan demokrasi sebagai anarkhi. Nilai-nilai sosial yang berubah hendaklah kita kembalikan lagi.

Saudara-saudara,

Meski  kita sudah menyelesaikan konflikdi  Acehdan Maluku, ancaman terhadap disintegrasi bangsa Indonesia masih terus merongrong.  Harus ada penyelesaian yang baik dalam menyelesaikan konflik di Papua, yaitu penyelesaian yang  berkeadilan dengan mengutamakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.  Selain masalah politik, kita juga menghadapi masalah ekonomi. Saat ini begitu banyak rakyat kita yang miskin, baik miskin harta maupun miskin hati. Miskin harta akibat  pembangunan yang tidak merata, penyalah-gunaan wewenang dan pelanggaran hukum,  miskin hati karena pelanggaran nilai-nilai  luhur Pancasila.

Bapak, Ibu Dosen dan Karyawan,

Sebagai lembaga pendidikan, kita mempunyai peran yang sangat strategis. Peran untuk menyebarkan dan mengembangkan  ilmu pengetahuan, ketrampilan, kepribadian, serta budi pekerti para mahasiswa sebagai calon-calon intelektual yang akan berkiprah di tengah-tengah masyarakat. Untuk itu, komitmen dan kemampuan kita sebagai dosen dan karyawan, harus ditingkatkan agar dapat mengantisipasi perubahan-perubahan yang terjadi, sehingga kita dapat bertahan pada nilai-nilai luhur Pancasila.

Saudara-saudara para mahasiswa,

                Tugas Saudara adalah belajar dengan baik, kembangkan potensi dirimu sehingga pada saatnya kelak kalian yang akan memimpin negara ini. Bangun NKRI!

Saudara-saudara sekalian,

Bangsa yang besar adalah bangsa yang dapat menghargai jasa-jasa pahlawannya. Perwujudannya dapat kita lakukan dengan meneruskan perjuangan para pahlawan untuk merealisasiskan cita-cita proklamasi.  Dalam kesempatan yang sangat baik ini, kami mengajak saudara-saudara sekalian untuk memberikan pengabdian terbaik kita kepada bangsa dan negara tercinta, sesuai dengan bidang tugas kita masing-masing.

Semoga Allah SWT membalas jasa para pahlawan kita dengan balasan yang berlipat ganda. Amin.

 

Saudara-saudara sekalian,

                Ikuti saya memekikkan kata “Merdeka”

Merdeka ! Merdeka ! Merdeka !

 

Demikian sambutan kami.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

 

Maslina W.Hutasuhut