Menggali Potensi Diri melalui Entrepreneurship

Untuk menambah pemahaman mahasiswa tentang kewirausahaan khususnya pada bidang bisnis, Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta menggelar kuliah pakar tamu Kewirausahaan dengan mengusung topik “Menggali Potensi Diri melalui entrepreneurship. Pada kegiatan tersebut, narasumber yang diundang adalah Muslimah, yang merupakan Owner UMKM Keripik Singkong Cantir. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 27 April 2017 yang bertempat di ruang AVA-B IISIP Jakarta. Acara ini dihadiri oleh mahasiswa yang berjumlah sekitar 50 orang.

Kegiatan yang berlangsung selama dua jam ini sangat menarik. Muslimah menyampaikan pengalamannya ketika mengawali bisnis ini. Ia memulai usaha ini pada tahun 2005 dengan modal Rp 50.000. Saat itu, ia hanya membuat singkong kemasan yang dijual Rp 1.000 per bungkus. Banyak perjuangan dan rintangan yang dihadapinya ketika mengawali bisnis ini. Namun, rintangan itu bisa ia lalui dengan semangat juangnya. Baginya, jangan takut memulai bisnis apa pun, nikmati saja prosesnya dan yang paling penting niat. Niat yang kuat akan mengalahkan keputusasaan.

Selain seorang pebisnis yang handal, beliau juga seorang motivator, terutama bagi yang akan memulai bisnisnya. Dia berharap ingin membentuk perempuan tangguh, yang tidak hanya menyandarkan hidup pada suaminya. Tetapi juga bisa mendapatkan penghasilan sendiri sehingga keberadaannya tidak dipandang lemah oleh masyarakat. Kesuksesannya merintis usaha itu bukan karena sokongan modal berlimpah. Akan tetapi, keteguhan dalam menghadapi persoalan yang menimpa bisnisnya itu sehingga menelurkan solusi.

Muslimah sering diundang sebagai narasumber, baik dalam negeri maupun di luar negeri. Ia pernah menjadi narasumber di DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Barat, Bengkulu, Bangka Blitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, dan lain-lain. Sedangkan untuk di luar negeri, ia pernah diundang menjadi narasumber di Kuala Lumpur Malaysia, Brunai Darussalam, dan Pangkal Pinang Malaysia. Di samping itu, ia juga menjalin kerjasama di beberapa kementerian dan instansi, di antaranya Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kementrian Perdagangan, Kementerian Koperasi dan UKM, Universitas Indonesia, Universitas Gunadharma, dan lain-lain.

Saat ini, Muslimah telah memiliki empat karyawan yang rata-rata gaji mereka sekitar 4 juta per bulan. Dalam mengembangkan bisnisnya, Muslimah dibantu oleh Pertamina yang tergabung dalam komunitas Geng Motor. Komunitas Geng Motor ini yang membantunya dalam pendanaan dan pengelolaan manajemennya.