Kelulusan & Tingkat Pengangguran

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Sebanyak 165 mahasiswa lulus sarjana dalam ujian sidang skripsi yang diselenggarakan sejak tanggal 7-12 Februari 2011. Pimpinan dan seluruh civitas akademika IISIP Jakarta mengucapkan selamat bagi mahasiswa/i yang sudah dinyatakan lulus dalam ujian sidang skripsi. Kami bangga bisa mendidik mahasiswa/i kami menjadi manusia yang akan mengabdi untuk bangsa dan negaranya. Kelulusan sidang skripsi ini nantinya akan disusul dengan wisuda yang akan dilaksanakan pada bulan Maret 2011 ini.

Ingatlah, wisuda hanyalah merupakan permulaan dari lembaran kehidupan yang baru untuk menjadi seorang yang lebih dewasa dan mandiri. Setelah kelulusan, tentunya seorang mahasiswa senang sekaligus bangga, tapi di sisi lain rata-rata mahasiswa bingung ke mana harus mencari kerja, bayangan pengangguran intelektual di depan mata.Sementara orang tua sudah mengeluarkan biaya pendidikan semampu mereka. Tentuanya orang tua menginginkan anak-anaknya menjadi orang yang bekerja dan mapan, jangan sampai menjadi pengangguran terdidik.

Sebagai informasi, angka pengangguran terdidik terutama sarjana makin meningkat tajam. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) 2010, jumlah pengangguran terbuka mencapai 7,41 persen atau 8,59 juta orang.

Setiap tahun pengangguran intelektual Indonesia meningkat 20 persen, hal itu disebabkan rendahnya soft-skill atau keterampilan di luar kemampuan kompetensi utama para sarjana.

Sedikitnya lapangan pekerjaan menjadi kendala utama, serta persaingan yang semakin ketat. Berbeda dengan lulusan SMA dan Diploma, lebih sedikit yang menganggur dibanding sarjana.

Nyaris tak ada lowongan kerja level menengah yang tak dibanjiri sarjana. Kondisi ini memprihatinkan. Sementara krisis keuangan global makin membuat para sarjana kesulitan untuk mendapatkan kesempatan kerja. Data Departemen Tenaga Kerja dan Departemen Pendidikan Nasional menyebutkan, Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia tahun 2009 menciptakan 900.000 sarjana menganggur.

Melihat fenomena tersebut, IISIP Jakarta yang telah bergelut di dunia pendidikan selama 57 tahun, mencoba untuk mengatasi permasalahan yang akan dihadapi oleh mahasiswa ke depannya. Sejak menginjak semester pertama, IISIP Jakarta mendidik mahasiswa untuk memiliki keahlian-keahlian sesuai dengan jurusan yang mereka ambil, tidak hanya kemapuan intelektual saja.

Tentu kelulusan anda memberi rasa kebanggaan pada diri anda, “Saya adalah seorang sarjana. Saya telah ditempa walaupun masih perlu ditajamkan, agar menjadi pisau yang berguna.” Dengan berbekal ilmu dari IISIP Jakarta, saya ucapkan selamat meraih cita-cita.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

                                                                                      Rektor IISIP Jakarta,

 Dr. Ir. Maslina W. Hutasuhut, MM